4 Tips Mengelola Arus Kas Dalam Bisnis Musiman

Arus kas merupakan sumber kehidupan dari sebuah bisnis. Apabila pemasukan bisnis lebih banyak dari pada pengeluaran, maka bisnis Anda memiliki arus kas yang positif. Sebaliknya, jika pengeluaran bisnis lebih banyak dari pada pemasukan, maka bisnis Anda memiliki arus kas yang negatif.

Karenanya, penting bagi Anda untuk menjaga stabilitas arus kas bisnis. Hal ini akan berpengaruh terhadap perkembangan bisnis Anda. Berurusan dengan arus kas akan sangat sulit saat memulai bisnis. Anda memiliki banyak biaya dan uang yang akan keluar dengan cepat.

Dan Anda mungkin tidak memiliki penjualan atau pelanggan yang membayar Anda. Arus kas sangat penting bagi para pelaku bisnis musiman karena memiliki fluktuasi bisnis yang besar pada waktu yang berbeda dalam setahun, seperti bisnis liburan dan bisnis musim lain.

Mengelola arus kas dalam jenis bisnis ini memang rumit, tetapi ada beberapa yang mungkin akan membatu Anda dalam mengelola arus kas dalam bisnis musiman.

4 Tips untuk mengelola arus kas dalam bisnis musiman

1. Membuat Catatan Transaksi Pengeluaran Dan Pemasukan

Saat awal melakukan bisnis musiman, maka Anda harus memiliki catatan tentang berapa pengeluaran yang sudah dikeluarkan untuk bisnis musiman. Cobalah untuk selalu catat setiap modal yang dikeluarkan, sehingga Anda mengetahui secara jelas berapa modal yang dikeluarkan, dan memiliki target hingga kapan modal tersebut harus kembali.

Catatan pengeluaran ini dapat dimulai dengan transaksi pengeluaran untuk membeli barang yang memiliki nilai terkecil hingga barang besar yang memenuhi stok penjualan di gudang. Selain memiliki catatan pengeluaran, Anda juga harus memiliki catatan pemasukan.

Cobalah buat catatan jumlah pemasukan dalam setiap hari sehingga Anda mengetahui berapa jumlah keuntungan yang diperoleh dalam satu hari. Dan kedua catatan tersebut bisa Anda jadikan sebagai acuan dalam pembuatan pembukuan untuk usaha musiman Anda. Dengan adanya catatan transaksi pemasukan, Anda dapat mempermudah pekerjaan di akhir musim

2. Membuat Estimasi

Dalam mengelola uang bisnis musiman, Anda harus bisa menentukan anggaran untuk uang masuk dan uang keluar. Kemudian, Anda bisa melakukan estimasi arus kas. Mengapa membuat estimasi arus kas sangat penting?

Hal ini untuk mengetahui rencana kapan uang masuk dan seberapa besar, mengetahui estimasi biaya uang keluar, dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari uang kas.

Jika estimasi arus kas kurang, Anda bisa mengantisipasi bagaimana caranya untuk menaikkan penjualan ataupun menurunkan biaya pengeluaran. Pencatatan arus kas dan pelaporannya harus dilakukan dengan seksama dan teliti.

3. Pencatatan Yang Rutin dan Jelas

Jika Anda yang menangani langsung masalah administrasi, khususnya mengenai akuntansi bisnis yang dijalankan. Secara tidak langsung, Andalah yang akan bertanggung jawab dalam pencatatan keuangan. Bila sudah cukup paham, mungkin hal ini adalah hal yang cukup mudah bagi Anda. Namun, jika belum paham, akan lebih baik untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan keuangan.

Untuk mengelola arus kas bisnis, bisa dilakukan dengan mencatat segala keuangan yang masuk dan keluar dengan rutin dan jelas. Anda bisa menggunakan aplikasi seperti Microsoft Excel, Spreadsheet, ataupun buku akuntansi biasa.Gunakan alat yang menurut Anda termudah untuk dilakukan merangkum segala arus kas bisnis. Selain itu, pastikan jika catatan pengeluaran serta pemasukan tersebut tertata jelas dan rapi, hal ini akan sangat membantu.

4. Mengurangi Utang Bisnis yang Dimiliki

Memiliki utang dalam bisnis sebenarnya sudah menjadi hal yang biasa, terutama bagi Anda yang baru memulai. Pinjaman tersebut bisa digunakan untuk modal usaha dan lainnya yang dapat mendukung perkembangan bisnis yang dijalankan. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, utang akan sangat berpengaruh pada kondisi arus kas bisnis Anda.

Entah memberikan pengaruh positif maupun negatif. Tentu akan terasa sulit mengembangkan bisnis dengan kondisi utang yang masih menumpuk. Untuk itu, penting untuk segera melunasi utang-utang yang dimiliki.

Dengan begitu, nantinya Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis ke depannya. Hal ini akan membuat bisnis menjadi lebih produktif dibandingkan sebelumnya.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa share disosial media Anda agar Anda mendapatkan manfaatnya. Karena sebaik–baik nya ilmu adalah berbagi.

Salam Let’s #beefree

 

 

 

 

 

 

 

Sebarkan manfaatnya :