5 Jenis Akuntansi Beserta Pengertiannya

5 Jenis Akuntansi Beserta Pengertiannya-01

Akuntansi merupakan bidang ilmu yang berhubungan dengan keuangan yang keberadaannya sangat diperlukan di masyarakat. Akuntansi pada ilmu perkuliahan banyak diminati karena prospek kerjanya yang bagus. Sedangkan di dunia perkantoran, bidang akuntansi memiliki lapangan kerja yang luas dan pasti dibutuhkan oleh semua perusahaan baik besar, sedang, maupun kecil.

Secara umum, akuntansi sederhana yang berhubungan dengan hitung menghitung sebenarnya sudah kita lakukan sehari-hari, namun hal lain yang lebih detail perlu kita pelajari. Banyak aspek dalam akuntansi yang memerlukan fokus pada keilmuan lebih lanjut.

Pengertian akuntansi

Akuntansi berasal dari bahasa Inggris yaitu accounting yang kemudian diserap ke dalam bahasa Indonesia. Berikut ini adalah beberapa pengertian akuntansi menurut para ahli:

  • West Churman : “Suatu pengalaman tertulis yang berguna untuk mengambil sebuah keputusan yang terjadi dalam suatu perusahaan.”
  • Accounting Principle Board : “Process of identifying, measuring, and communicating economic information to permit information judgment and decision by users of the information.

Jadi dapat disimpulkan bahwa akuntansi merupakan sebuah proses yang meliputi pencatatan, pengelompokan, pelaporan, dan penafsiran dari transaksi keuangan. Semua proses ini harus dilakukan dari awal hingga akhir untuk mendapatkan hakikat akuntansi yang sebenarnya.

Jenis akuntansi

Akuntnsi memang mencakup segala proses mengenai pencatatan keuangan, namun di dalam akuntansi sendiri terdapat beberapa jenis turunan ilmu yang perlu diketahui. Berikut ini adalah 5 jenis akuntansi beserta dengan pegertiannya masing-masing.

1. Akuntansi keuangan

Diantara jenis akuntansi yang ada, akuntansi keuangan merupakan jenis akuntnasi yang paling banyak dikenal masyarakat. Akuntansi keuangan meliputi segala pencatatan dan penyajian laporan keuangan dalam suatu periode. Laporan keuangan tersebut dibuat untuk digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan, baik pihak internal perusahaan maupun eksternal perusahaan.

Laporan keuangan yang dibuat haruslah sesuai dengan standar yang berlaku, yaitu Standar Akuntansi Keuangan atau SAK.

2. Akuntansi perbankan

Pencatatan dalam akuntansi perbankan agak berbeda dengan akuntansi keuangan, karena menggunakan akun khusus yang hanya digunakan oleh pihak perbankan. Meskipun berbeda, namun akuntansi perbankan juga menyajikan laporan untuk pihak internal dan eksternal, namun dalam hal ini pihak yang dimaksud adalah pihak yang berhubungan dengan perbankan.

Selain mencatat laporan keuangan, akuntansi perbankan juga mencatat transaksi perbankan yang terjadi di bank. Pencatatan transaksi ini disebut juga rekening admininstrasi.

3. Akuntansi biaya

Akuntansi biaya merupakan akuntansi yang mengelola segala hal mengenai biaya perusahaan, yang berfungsi mengendalikan dan membuat perencanaan akan biaya pada operasional perusahaan. Pengendalian dan perencanaan biaya inilah yang kemudian menjadi dasar dalam penentuan harga.

Akuntansi biaya membahas penentuan harga pokok berdasarkan berbagai biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Kemudian harga pokok tersebut ditambahkan dengan laba yang ingin diraih untuk menentukan harga jual.

4. Akuntansi manajemen

Akuntansi manajemen adalah akuntansi yang meliputi kegiatan manajemen perusahaan. Dalam akuntansi  jenis ini, terdapat dua informasi yang dihasilkan. Yang pertama adalah informasi kuantatif berupa laporan keuangan, dan yang kedua adalah informasi kualitatif berupa laporan non-keuangan.

Laporan keuangan dalam akuntansi manajemen diperuntukan khusus untuk pihak manajemen saja, jadi sifatnya tertutup dan rahasia. Perhitungan dalam akuntansi ini berdasar pada kebutuhan manajemen serta berpedoman pada sistem manajemen.

5. Akuntansi pajak

Definisi akuntansi pajak adalah akuntansi yang meliputi perhitungan pajak. Akuntansi ini dibuat untuk menghitung dan menetapkan jumlah pajak terutang yang harus ditanggung oleh perusahaan.

Laporan keuangan dari akuntansi pajak meliputi berbagai perhitungan perpajakan dari pendapatan kena pajak atau PKP. Tujuan dari dibuatnya laporan ini adalah untuk membantu perusahaan dalam membuat keputusan dan kebijakan mengenai pajak.

Semoga 5 jenis akuntansi dan pengertiannya diatas dapat membantu Anda dalam memahami lebih dalam mengenai seluk beluk akuntansi.