5 Solusi Anda tidak Perlu Bisa Akuntansi Dalam Berbisnis

Dari Survey yang dilakukan Forbes, beberapa pengusaha setelah menjalankan bisnis barunya mulai mempelajari bagaimana caranya menerapkan akuntasi didalam bisnisnya. 87% dari mereka mengelukan sakit kepala mempelajari akuntansi. Tugas back-office yang tidak pernah terlintas dalam pikiran mereka ketika memutuskan untuk menjalankan bisnis sendiri.

Tetapi semua ketidakmampuan mereka masih ada harapan, dengan membuat system lebih terorganisir. Berikut ada 5 tips yang dapat dipelajari untuk membantu Bisnis Anda untuk mengatasi akuntansi mereka:

  1. Simpan Secara Terpisah
    Mungkin Anda bisa dengan mudah membayar uang bisnis dengan uang pribadi dan sebaliknya. Tetapi Anda perlu mencatatan dengan detail transaksi akuntansi Anda. Akan lebih baik dan Anda tidak perlu repot-repot melakukan itu. Dengan menjaga bank dan kartu kredit akun Anda untuk bisnis dan pribadi yang terpisah. Anda akan menghemat jam kerja dan membuatnya mudah untuk melacak biaya yang dapat dikurangkan dalam satu tempat. Beberapa aplikasi dapat secara otomatis menangani akuntansi untuk biaya.
  1. Menggunakan Jasa Profesional
     Sejak zaman sempoa, akuntan telah menjadi mitra terpercaya dan dihormati untuk pemilik usaha kecil di mana-mana. Pengetahuan mereka tentang profesi serta undang-undang pajak di wilayah hukum mereka akan menghemat uang hampir setiap waktu. Banyak pengusaha tergoda untuk menghemat uang untuk melakukannya sendiri, tetapi hampir tidak pernah lebih hemat biaya pada akhirnya. Seorang akuntan lebih terbiasa mencari cela untuk menemukan lebih banyak potongan dan membuat itu bebas dari hukum pajak. Dengan itu Anda akan lebih menghemat waktu, uang dan sakit kepala Anda bila memanggil professional yang terpercaya.
  1. Pertimbangkan Orang Anda
    Ketika Anda mencari wawasan bisnis Anda, jangan lupa untuk benar melacak apa mungkin adalah salah satu pengeluaran terbesar Anda: tenaga kerja. Apakah Anda membayar staf penuh, pastikan Anda melacak biaya upah, tunjangan, lembur dan biaya lain yang terkait dengan tenaga kerja. Dengan melacak pengeluaran Anda pada tenaga kerja, tunjangan dan manfaat, Anda mungkin menemukan Anda memiliki lebih banyak uang untuk insentif karyawan Anda atau bahwa Anda pengeluaran tidak perlu Anda. Pertimbangan ini dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik di masa depan.
  2. Jangan lupa untuk dibayar
    Ada banyak pemilik usaha kecil tidak benar-benar melacak faktur dan pembayaran pelanggan. Jika Anda tidak menyimpan catatan yang tepat untuk membantu Anda.  Anda dapat mengumpulkan pembayaran terlambat, atau hilang. Pastikan Anda melacak semua pembayaran jatuh tempo dan catatan ketika setiap faktur dibayar, bagaimana pelanggan lama umumnya mengambil untuk membayar, dan bahwa pelanggan Anda mengalami kesulitan mengumpulkan pembayaran dari di masa lalu.
  3. Gunakan sistem pencatatan akuntansi
    Untuk menjaga semudahan anda mengatur pencatatan keuangan anda dari pajak, faktur dan hutang. Anda dapat menggunakan sistem pencatatan. Sistem pencatatan ini dapat anda serahkan kepada staff yang ada percaya untuk mengatur proses transaksi usaha Anda. Anda dapat mengontrol bisnis melalui di Aplikasi smartphone Anda menggunakan Dashboard Beecloud.

Dengan 5 hal ini, Anda tidak perlu paham secara menyeluruh mengenai akuntansi bisnis. Tugas Anda hanya perlu bisa membaca laporan laba-rugi, piutang, dan stock  untuk dapat terus mengawasi operasional bisnis Anda. Serahkan semua tugas back-office anda kepada ahlinya atau staff kepercayaan Anda yang kompeten.  Let’s #beefree

Sebarkan manfaatnya :