6 Cara Menghitung Keuntungan Dalam Berdagang

Dalam memulai usaha berdagang pasti yang namanya keuntungan merupakan prioritas utama Anda. Ada yang mengatakan bahwa pelanggan adalah raja, pendapat tersebut ada benarnya tetapi yang paling tepat adalah yang menjadi rajanya adalah profit. Laporan keuangan sangat penting dalam menunjang usaha berdagang Anda. Dalam usaha melakukan perdagangan sangat dibutuhkan laopran keuangan dikarenakan untuk mengevaluasi dari usaha berdagang kita.

Keuntungan diartikan secara sederhana yaitu jumlah pendapatan didkurangi dengan jumlah pengeluaran. Jumlah uang yang menjadi keuntungan dalam berdagang akan dikurangi beberapa pengeluaran dalam berdagang seperti kulakan barang, biaya sewa tempat, biaya karyawan dan lain sebagainya. Dalam melakukan usaha berdagang, keuntungan menjadi tujuan utama dikarenakan bila keuntungan mengalir deras maka anda bisa memperbesar volume dagangan anda dan menginvestasikan ke barang berharga sehingga kekayaan akan menghampiri anda.

Banyak pedagang yang masih kesulitan dalam menghitung keuntungan dalam berdagang sehingga akan menghambat usaha dagangnya menjadi lebih besar lagi. Disini akan di jabarkan cara menghitung keuntungan dalam berdagang secara sederhana, simak ya.

1. Kenali unsur pokok dalam berdagang

Ini wajib anda ketahui dikarenakan inilah unsur pokok dalam berdagang yaitu Pendapatan, Pendapatan adalah pertambahan nilai yang membuat bilai modal menjadi bertambah. Ada dua jenis pendapatan yaitu pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha.

Pendapatan usaha dalam berdagang yaitu dari keuntungan dari usaha berdagang anda. Sedangkan pendapatan di luar usaha antara lain beban bunga dari utang yang mungkin dilakukan dalam usaha berdagang.

2. Identifikasi beberapa biaya produksi

Dalam usaha berdagang pasti ada yang namanya biaya produksi yang harus dikeluarkan. Ada beberapa biaya produksi yaitu biaya produksi tetap dan biaya produksi tidak tetap. Contoh biaya produksi yaitu gaji karyawan, biaya sewa lapak.

3. Menyusun Laporan laba rugi

Langkah berikutnya yaitu menyusun laporan laba rugi dalam berdagang. Laporan ini berisi data yang menjabarkan sumber pendapatan dan beban pada perusahaan dagang selama periode akuntansi. Cara mudah menghitung laba rugi dalam berdagang secara sederhana yaitu laba bersih = laba kotor – beban usaha. 

Baca Juga: Bagaimana Cara Mendapatkan Modal untuk Memulai Usaha?

4. Menghitung biaya pembentuk harga pokok penjualan

Dalam berdagang anda harus bisa menghitung biaya pembentuk harga pokok penjualan. Harga pokok penjualan yaitu biaya untuk mendapatkan suatu barang yanga akan diperdagangkan.

Cara menghitung Harga pokok penjualan dengan biaya pokok ditambah dengan biaya lainnya serta prediksi keuntungan yang akan diterima maka akan diperoleh harga jual. Beberapa cara menghitung harga pokok produksi macam ini mengacu pada harga pokok penjualan keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan barang yang akan Anda jual atau harga perolehan dari barang yang dijual.

Rumus menghitung HP yaitu bahan baku + total produksi + saldo akhir persediaan.

5. Identifikasi saldo persediaan awal dengan saldo persediaan akhir

pada awal dalam berdagang anda harus mengetahui tahapan saldo awal Anda. Saldo awal persediaan bahan baku merupakan akumulai dari nilai persediaan bahan baku di awal usaha Anda dalam berdagang. Saldo awal dihitung harus sama dengan saldo akhir yang dapat dilihat di neraca keuangan dalam berdagang Anda.

6. Menghitung angka penjualan bersih

Tahapan yang paling melegakan yaitu menghitung angka penjualan bersih. Penjualan merupakan hal yang paling utama dalam usaha berdagang anda. Penjualan bersih adalah hasil penjualan kotor sesudah dikurangi berbagai potongan lainnya. Rumus dalam menghitung penjualan bersih yaitu penjualan – retur penjualan dan pengurangan harga –potongan penjualan.

 

Sebarkan manfaatnya :