6 Faktor yang Memengaruhi Keuntungan Bisnis Kuliner Anda

Ada banyak faktor yang menentukan apakah bisnis kuliner Anda akan berhasil. Anda tidak bisa hanya menekankan pada beberapa aspek saja, seperti juru masak yang berpengalaman dan dekorasi yang menawan. Banyak pemilik bisnis kuliner yang beranggapan hanya dengan menyajikan makanan lezat, mereka bisa menarik banyak orang dan bertahan. Namun, melalaikan prinsip dasar yang mendorong kesuksesan akan membawa bisnis kuliner tersebut pada kegagalan. Kunci dari kesuksesan bisnis kuliner adalah mempertahankan keuntungan sebesar mungkin dari tahun ke tahun. Sebagai panduan menjalankan bisnis kuliner yang sukses, lihatlah beberapa faktor yang menentukan di bawah ini.

1. Gaji Pegawai

Apakah semua pegawai Anda menjalankan pekerjaan mereka sesuai jatah, tidak lebih maupun kurang? Pastikan semua pegawai yang berada di bisnis kuliner Anda, mulai dari juru masak hingga pramusaji bekerja sesuai dengan kewajiban mereka sehingga pengeluaran untuk gaji pegawai tidak terlalu besar. Namun, pastikan juga pegawai mendapatkan bayaran sesuai dengan pekerjaan mereka sehingga pekerjaan yang dilakukan selalu optimal.

2. Kurangi makanan yang terbuang.

Jika terlalu banyak bagian dari makanan yang disajikan berakhir di tempat sampah, berarti porsi yang disajikan terlalu besar. Sesuaikan porsi dengan kebutuhan orang secara umum sehingga tidak terlalu banyak bahan makanan yang sia-sia. Selain itu, kurangi sampah makanan dengan cara memanfaatkan semua bahan yang ada sebisa mungkin.

Anda juga bisa mengurangi sampah makanan dengan cara menyesuaikan jumlah stok makanan. Jangan sampai ada terlalu banyak stok bahan makanan yang berakhir terbuang karena sudah rusak dan tidak layak digunakan.

3. Waktu tunggu yang terlalu lama

Waktu yang dibutuhkan konsumen sampai meja tersedia atau pesanan mereka datang akan memengaruhi keuntungan bisnis kuliner Anda. Meskipun restoran yang ramai tampaknya memiliki paling banyak keuntungan, ada juga sisi buruk dari keramaian. Misalnya, ketika konsumen terlalu lama menunggu dari saat duduk hingga pramusaji mencatat pesanan.

Dalam waktu tunggu ini, tidak ada keuntungan yang diperoleh. Kemungkinan lain yang menyebabkan waktu tunggu lama adalah kurangnya kecepatan kerja di dapur serta kurangnya karyawan yang bisa menangani konsumen. Secara keseluruhan, waktu tunggu yang terlalu lama disebabkan oleh layanan pelanggan yang buruk. Jika hal ini mulai terjadi, kenali penyebabnya dan atasi sesegera mungkin.

4. Harga yang Ditawarkan oleh Supplier

Apakah Anda yakin sudah mendapatkan harga terbaik dari beberapa penawaran supplier? Untuk mendapatkan harga terbaik yang paling menguntungkan bagi bisnis kuliner Anda, sebaiknya diadakan perbandingan antara satu supplier dan lainnya. Pastikan juga supplier yang Anda pilih tidak sembarangan harga, dan tawarlah harga sebisa mungkin.

5. Sistem akuntansi

Apakah bisnis kuliner Anda sudah menerapkan sistem akuntansi yang tepat? Untuk berjalannya bisnis yang menguntungkan, harus ada suatu sistem untuk melacak pengeluaran, pemasukan barang, gaji karyawan, dan lain-lain. Jika ada masalah dalam sistem akuntansi atau pencatatan, hal-hal yang tidak diinginkan seperti penagihan ganda atau bahkan kerugian. Untuk mengatasi terjadinya hal-hal ini, rekrutlah seseorang yang berpengalaman dalam akuntansi serta mampu mengatur uang yang masuk dan keluar.

6. Kesetiaan pelanggan

Mempertahankan pelanggan yang sudah ada dan percaya pada bisnis kuliner Anda tentunya memakan lebih sedikit biaya daripada berusaha mencari yang baru. Namun, banyak bisnis kuliner yang melakukan kesalahan karena berfokus pada usaha pemasaran yang berlebihan, bukan menjaga kualitas yang ada saat ini.

Seiring dengan berkembangnya bisnis kuliner, berusahalah mempertahankan konsumen yang loyal karena mereka secara tidak langsung akan menjadi media pemasaran dari mulut ke mulut.

 

Sebarkan manfaatnya :