6 Tips Jitu Memilih Karyawan yang Loyal

6 Tips Jitu Memilih Karyawan yang Loyal-01

Ada banyak faktor yang turut mendukung suksesnya bisnis Anda, salah satunya adalah karyawan. Tentu kehadiaan karyawan ini sangat membantu Anda dalam menjalankan bisnis, sebaliknya bisnis Anda bisa terganggu jika Anda tidak memiliki karyawan yang bisa diandalkan dalam membantu kegiatan bisnis.

Oleh karena itu, karyawan yang loyal sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Bagaimana mungkin bisnis Anda bisa berjalan dengan baik jika karyawan Anda masuk keluar perusahaan sesuka hati? Ini justru akan menjadi masalah besar dalam bisnis Anda jika benar-benar terjadi. Pemilihan karyawan yang loyal bisa dimulai dari proses rekruitmen. Sebaiknya Anda mengadakan seleksi ketat dan selektif saat proses ini agar Anda benar-benar mendapatkan karyawan yang bisa diandalkan.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan dalam memilih karyawan yang loyal. Semoga bisa membantu kelancaran bisnis Anda.

1.Rekrut berdasarkan latar belakang pendidikannya

Sebelum Anda merekrut seoaeng karyawan, sebaiknya Anda mengetahui latar belakang pendidikannya. Apakah sesuai dengan posisi yang akan Anda tempatkan di perusahaan. Carilah kandidat yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya agar memudahkannya dalam menjalankan pekerjaan. Namun terkadang banyak kandidat yang sesuai kualifikasi pendidikan namun tak menguasai bidang tersebut, maka Anda juga perlu mengecek kemampuan serta bakatnya. Pilih yang sekiranya mampu menyelesaikan jobdesk yang Anda berikan berdasarkan beberapa kriteria.

2. Pertimbangkan pengalaman kerja

Tolak ukur lain dalam memilih karyawan adalah melihat pengalaman kerjanya. Namun bukan berarti calon kandidat yang telah berpengalaman keeja di banyak tempat merupakan yang terbaik, karena bisa jadi ia kerap tidak betah bekerja di sebuah tempat. Karyawan yang kerap berpindah dan berganti pekerjaan justru menandakan bahwa ia tidak loyal terhadap perusahaan. Untuk itulah Anda wajib tahu alasan apa yang membuat ia keluar dari pekerjaan sebalumnya.

3. Pilih karyawan yang berkomitmen tinggi

Komitmen sangat diperlukan dalam sebuah pekerjaan, jadi pastikan calon karyawan Anda memiliki komitmen yang tinggi terhadap pekerjaannya. Komitmen memang mudah diucapkan, namun prakteknya sulit dilakukan. Anda bisa mengecek seberapa besar komitmen calon karyawan Anda dengan melakukan masa percobaan. Dalam masa percobaa itu Anda bisa menilai apakah ia memiliki komitmen yang baik atau tidak.

4. Pilih karyawan yang memiliki prinsip

Saat wawancara jangan lupa tanyakan mengenai prinsip hidupnya. Jika prinsip hidupnya tepat, maka ia tak akan berani berlaku macam-macam saat bekerja nanti. Ia akan bekerja dengan jujur, amanah dan baik jika ia merupakan orang yang memiliki prinsip hidup yang kuat.

5. Gali lebih dalam karakternya

Saat proses rekruitmen, Anda juga wajib menggali lebih dalam mengenai karakteristiknya. Pastikan karakter tersebut sesuai dengan job yang akan Anda berikan nanti berdasarkan posisinya. Jika Anda kesulitan dalam menggali karakternya melalui wawancara, Anda juga bisa memberikan waktu percobaan guna melihat karakteristik sesungguhnya saat ia bekerja.

6. Pertimbangkan usia

Jangan lupa untuk mempertimbangkan usia calon karyawan. Beberapa perusahaan memang mengutamakan calon yang berusia lebih muda dengan alasan lebih fokus. Namun biasanya karyawan yang berumur muda masih cenderung labil dan mencari pekerjaan berdasarkan gaji, oleh karena itu mereka kerap bergonta ganti pekerjaan. Sedangkan calon karyawan yang lebih tua umumnya sudah stabil dan berpengalaman, mereka juga tak asal gonta ganti pekerjaan karena umumnya sudah berkeluarga. Oleh karena itu, sesuaikan usia calon karyawan dengan kebutuhan Anda dan pilihlah sesuai dengan kriteria yang sudah Anda buat.

 

Itulah 6 tips memilih calon karyawan yang loyal untuk usaha Anda. Semoga bermanfaat.