6 Tips Membasmi Karyawan Nakal

Sebagai Pemilik Bisnis tentu Anda tidak ingin berpikir karyawan Anda akan mencuri dari toko Anda. Tapi setiap hari kebanyakan pelaku bisnis distributor ataupun ritel menemukan bahwa staf kepercayaan mereka telah melakukan hal itu. Menurut survei pencurian ritel yang dilakukan oleh Jack L. Hayes International, sebuah perusahaan konsultan pencegahan kerugian, 1 dari setiap 40 karyawan ditangkap karena mencuri oleh majikan mereka di tahun 2012. Survei tersebut juga menemukan bahwa rata-rata, karyawan mencuri 75% kali lebih besar kemungkinannya dari maling pihak luar pada rata-rata per-kasus.

 Untungnya, ada cara untuk melindungi bisnis Anda dengan staf yang dapat Anda percaya. Berikut adalah enam tips dari para ahli :

  1. Weed out bad apples.
    Menjalankan screening latar belakang dan tes narkoba pada semua karyawan potensial. Karyawan dengan kecanduan narkoba berada pada risiko yang lebih tinggi untuk mencuri untuk mendukung kebiasaan mereka. “Saya percaya bahwa perilaku masa lalu adalah prediktor yang baik dari perilaku masa depan,” kata Raja Rogers, CEO Raja Rogers Group, pencegahan kerugian dan konsultasi manajemen keamanan perusahaan. “Jika seseorang telah dihukum karena pencurian di masa lalu, maka Anda tidak ingin mereka menangani uang Anda.
  2. Use the buddy system. 
    Sering pencurian terjadi dilakukan oleh salah satu karyawan di toko atau di gudang itu sendiri. Doyle merekomendasikan memiliki dua karyawan bekerja saat melakukan satu pekerjaan beresiko untuk membatasi kesempatan. Lakukan pengembalian uang dan sangsi bila terjadi selisih uang atau barang oleh kedua karyawan atau manajernya juga, kata Mark Doyle, presiden Jack L. Hayes International. Kemudian lakukan rolling posisi karyawan untuk menghindari kedekat satu sama lain membuat kesempatan melakukan transaksi.
  3. Keep a virtual eye on employees.Orang akan cenderung untuk mencuri jika merasa tidak ada yang mengawasi. Sebuah sistem video pengawasan CCTV membantu mencegah mencuri karyawan karena akan tertangkap setelah itu terjadi. Pastikan untuk menyertakan CCTV di ruang penyimpanan dan area bongkar muat serta di toko. Gunakan CCTV high-definition sehingga Anda dapat dengan jelas mengidentifikasi karyawan dan transaksi bersama memungkinkan integrasi dengan perangkat lunak pengenalan wajah.

    Cara lain untuk mengawasi karyawan Anda adalah dengan menggunakan sistem pelaporan berbasis cloud di tempat penjualan Anda, kata Doyle. Dia mengatakan bahwa sistem akan terdeteksi kemungkinan penipuan transaksi, seperti pengembalian uang berlebihan atau void, dan pengembalian uang yang berlebihan atau void di luar toko jam. Gunakan sistem pencatatan transaksi cloud yang membutuhkan Approval bila karyawan melakukan penghapusan transaksi dan edit transaksi. Batasi akses karyawan sesuaikan dengan tugasnya dan Anda dapat mengontrol kinerja mereka dari ponsel Anda. Coba Anda gunakan sistem ini untuk menerapkannya.
  4. Monitor trash removal
    Karyawan sering mencuri barang dagangan dengan menyembunyikan itu di tempat sampah keluar dan kemudian mengambilnya kembali dari tempat sampah. “Ini sampah. Tidak ada yang ingin berurusan dengan sampah, sehingga karyawan tidak jujur ​​akan sering mengambil keuntungan dari kesempatan ini” kata Doyle. Dia merekomendasikan menempatkan kontrol di tempat untuk mengurangi peluang, seperti menggunakan kantong sampah yang jelas, mengharuskan semua kotak untuk diratakan dan mengunci semua tempat sampah .


  5. Have an employee tip line
    Mengatur cara bagi karyawan untuk berkomunikasi perilaku rekan kerja mereka yang mencurigakan dan menawarkan hadiah untuk anggota staf yang memberikan informasi untuk mencegah pencurian. Anda bisa menyiapkan alamat email untuk itu atau kotak untuk tips di ruang istirahat. “Jika orang tahu bahwa sesama rekan kerja saling mengawasi untuk pencurian, mereka akan berpikir dua kali sebelum mencuri karena ada kemungkinan tinggi mereka akan ditangkap,” kata Terrence Shulman, pendiri The Shulman Pusat Kompulsif Pencurian, Pengeluaran & Penimbunan dan penulis Biting the Hand that Feeds: The Employee Theft Epidemic (Infinity Publishing, 2005).


  6. Get to know your employees
    Ini jauh lebih mudah untuk mencuri dari seseorang yang Anda tidak tahu dengan sangat baik, tapi itu jauh lebih sulit untuk mencuri dari seseorang memiliki hubungan dengan Anda. Shulman menyarankan membangun hubungan yang baik dengan karyawan Anda. Ia akan merasa bersalah dan ketakutan bila melakukannya. “Anda mungkin dapat pujian serta penghargaan  dari setiap pekerjaan mereka yang berhasil,  atau membantu mereka terhubung dengan layanan amal di masyarakat,” kata Shulman. “Seorang pegawai akan bahagia bila bekerja dengan  jujur. Ini benar-benar membantu mengurangi pencurian ketika staf Anda merasa peduli dengan Anda dan bisnis Anda”

Terapkan 6 hal diatas dan rasakan kebebasan Anda dalam menjalankan bisnis. Pastikan Anda memilik sistem keuangan Cloud yang terpercaya guna mengontrol dan mengelola bisnis Anda dari jauh. Jangan pernah memiliki pikiran yang negatif terhadap karyawan Anda. Ingat alam semesta akan mengamini segala pikiran Anda. Jalani bisnis dengan bahagia dan jujur karena disetiap kehidupan kita selalu Anda hukum tabur dan tuai Boss. Let’s #beefree 

Sebarkan manfaatnya :