7 Hal Ini Yang Menyebabkan Bisnis Anda Merugi

Dalam bisnis pasti akan ada yang namnya resiko untuk merugi, semua harus siap ditanggung bagi siapapun yang ada dalam dunia bisnis tak terkecuali Anda. Sehati-hati apapun Anda mengambil langkah, terkadang kerugian bisa saja mendera. Rasa kesal, marah dan kecewa pasti dirasakan. Walaupun begitu, bukan berarti hal ini harus menghentikan langkah Anda dalam berbisnis. Tetapi seharusnya menjadi sebuah cambukan agar Anda bangkit kembali dari keterpurukan.

Dewasa ini banyak sekali bisnis–bisnis bermunculan setiap harinya. Ada sebagian bisnis berhasil menarik perhatian dan mendulang kesuksesan. Tapi tidak sedikit pula yang mengalami kegagalan di tahun pertama bahkan ada yang hanya bertahan dalam hitungan bulan saja.  Nah,jika Anda tidak ingin berakhir dengan kegagalan, hindari hal-hal berikut ini :

7 Hal Ini Yang Menyebabkan Bisnis Anda Merugi

1. Manajemen Bisnis Tidak Efektif dan Efisien

Posisi manajemen dalam bisnis memegang peranan penting khususnya berkaitan dengan penanganan sumber daya manusia. Manajemen dikatakan efektif apabila dalam mencapai tujuannya atau memilih tujuan dapat melakukannya dengan tepat dan pada waktu yang tepat pula, dari beberapa pilihan alternatif.

Sedangkan manajemen dikatakan efisien apabila mampu menggunakan sumberdaya dalam jumlah minimal demi menghasilkan output dan volume yang optimal. Sehingga apabila manajemen perusahaan tidak berfungsi dengan efektif dan efisien, tujuan-tujuan perusahaan tidak akan tercapai. Dampaknya antara lain timbulnya keborosan sumber daya, manajemen tidak terampil, dan kerugian akibat jumlah produksi yang tidak maksimal. 

2. Tidak Cepatnya Mengantisipasi Perkembangan Zaman/Kurang Inovasi

Dalam suatu bisnis perlu adanya inovasi dan fleksibilitas merupakan hal yang harus dipertahankan dalam bisnis Anda. Inovasi wajib dilakukan demi menarik minat konsumen dan investor. Produk yang terus berkembang akan memiliki nilai jual lebih dan menarik pangsa pasar lebih besar

3. Belum Menemukan Pola Bisnis yang Cocok

Jika ini yang menjadi alasan Anda, bisa jadi Anda sebetulnya sudah mulai memikirkan beberapa cara untuk mengembangkan bisnis dan mendapatkan keuntungan dengan pola bisnis yang Anda terapkan. Namun, karena merasa penerapan ide yang tidak cocok bagi customer, maka Anda pun takut untuk memulai. Menuntun jenis bisnis yang cocok untuk memulai justru membuat Anda sulit merasa menemukan pernerapan ide atau pola yang cocok.

4. Ketidakseimbangan Dalam Modal Dan Besarnya Hutang Piutang

Besarnya modal yang dipunya harus diimbangi dengan besarnya hutang dan piutang Bisnis. Bisnis yang memiliki hutang yang besar dengan bunga yang tinggi dapat menyebabkan minimnya keuntungan. Bahkan bisnis akan terus merugi.

Begitu juga dengan piutang yang terlalu tinggi, akan menyebabkan neraca pendapatan menjadi tidak stabil. Aktiva yang diam dan tidak produktif dapat menurunkan pendapatan. Dalam jangka panjang akan mempengaruhi ketidakstabilan keuangan perusahaan.

5. Ketatnya Persaingan

Tidak dapat dipungkiri suatu bisnis pasti memiliki pesaing atau kompetitor. Untuk beberapa segmen produk, persaingan sangat ketat. Karena tidak bisa dihindari, untuk itu perusahaan harus selalu memperbaiki diri demi memenuhi kepuasan konsumen. Semakin ketatnya persaingan, seharusnya memberikan motivasi lebih kepada pebisnis untuk memberikan nilai tambah yang terbaik bagi konsumen.

6. Terlalu Fokus Pada Pengembangan Produk

Fokus terhadap pengembangan produk merupakan hal yang baik dan harus dipertahankan. Namun, apa jadinya jika terlalu fokus terhadap hal tersebut? Selain melupakan kebutuhan konsumen, bisnis yang terlalu fokus pada pengembangan produk akan kehilangan kepekaan terhadap apa yang terjadi di dalam bisnis, situasi di luar, dan lain-lain.

7. Tidak Dapat Mengantisipasi Kebutuhan Konsumen

Pebisnis harus punya strategi yang baik dalam melayani konsumen, salah satunya dengan cara menjaga relationship yang baik dengan konsumen, memberikan pelayanan yang baik, mendengarkan keluhan mereka. Dengan cara itu, Setidaknya posisi bisnis akan selaras dengan apa yang diinginkan konsumen. Sehingga perkembangan usaha tidak berjalan di tempat.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa share disosial media Anda agar Anda mendapatkan manfaatnya. Karena sebaik –baik nya ilmu adalah berbagi.

Salam Let’s #beefree

Sebarkan manfaatnya :