Akuntansi Perusahaan Dagang Lengkap Untuk Pebisnis Pemula

akuntansi-perusahaan-dagang-lengkap-untuk-pebisnis-pemula-photo

Sebagai pebisnis pemula, tentu Anda harus banyak belajar mengenai bisnis yang sedang Anda jalankan. Jika bisnis Anda bergerak di bidang perdagangan seperti toko kelontong atau supermarket, maupun usaha lain yang sejenis, tentu Anda membutuhkan banyak ilmu tentang perusahaan dagang, termasuk akuntansi perusahaan dagang.

Pengertian Perusahaan Dagang

Sebelum membahas akuntansi perusahaan dagang, sebaiknya perlu Anda pahami mengenai pengertian perusahaan dagang. Perusahaan dagang merupakan perusahaan yang bisnisnya utamanya adalah membeli barang dari pemasok (produsen/distributor) kemudian menjualnya kembali kepada konsumen dalam wujud yang sama tanpa mengubah wujud dari barang tersebut.

Contoh konkrit dari perusahaan dagang meliputi warung kelontong, toko grosiran, minimarket, dan juga supermarket. Dalam perusahaan ini barang yang dibeli lalu dijual kembali adalah barang pokok atau barang kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan Perusahaan Dagang Dalam Sistem Akuntansi

Bicara akuntansi perusahaan dagang, sebenarnya tak jauh berbeda dengan akuntansi perusahaan jasa. Dalam pencatatan jurnalnya, ada 4 komponen penting yang harus dimasukkan dan dicatat. Antara lain pembelian (barang masuk), pengeluaran (kas keluar), penjualan (barang keluar), dan juga pendapatan (kas masuk).

Untuk menghitung laba atau rugi sebuah perusahaan dagang dapat diketahui dengan cara mengurangkan biaya-biaya guna memperoleh pendapatan dari hasil penjualan perusahaan dagang tersebut. Biaya-biaya dalam hal ini meliputi harga pokok barang yang terjual serta biaya operasional perusahaan selama satu periode akuntansi.

Harga pokok barang yang terjual dalam perusahaan dagang disebut dengan harga pokok penjualan. Sedangkan biaya operasional yang muncul dari kegiatan perusahaan dagang meliputi biaya yang berhubungan dengan kegiatan administrasi serta penjualan toko, seperti gaji karyawan, tagihan listrik, biaya telpon, serta sewa tempat.

Beda Akuntansi Perusahaan Dagang Dan Akuntansi Perusahaan Jasa

Meskipun ada sedikit kesamaan dalam pencatatan jurnalnya serta dalam prosedur akuntasinya, namun dalam akuntansi perusahaan dagang dan akuntansi perusahaan jasa terdapat sedikit perbedaan. Ada akun-akun tambahan yang ada di perusahaan dagang namun tidak ada di perusahaan jasa.

Aktivitas Dan Akun Tambahan Dalam Perusahaan Dagang

Adapun aktivitas dan juga akun-akun tambahan yang ada di perusahaan dagang namun tidak ada di perusahaan jasa, antara lain:

1. Akun Pembelian

Akun pembelian merupakan akun yang mencatat pembelian barang yang masuk ke perusahaan sebelum dijual kembali kepada konsumen. Akun ini hanya meliputi pembelian barang saja, untuk pengeluaran perusahaan lain diluar pembelian barang tidak termasuk dalam akun ini.

2. Akun Penjualan

Akun yang mencatat semua kegiatan penjualan barang dagangan perusahaan yang dilakukan dengan konsumen maupun dengan perantara perdagangan lainnya. Hanya penjualan barang dagangan saja yang dimasukkan dalam akun ini, selebihnya tidak.

3. Akun Persediaan

Akun ini digunakan untuk mencatat data mengenai jumlah persediaan barang yang tersimpan di perusahaan selama satu periode atau periode tertentu.

4. Harga Pokok Penjualan/HPP

HPP merupakan harga pokok yang digunakan untuk menentukan harga beli barang yang akan dijual dalam satu periode akuntansi. Harga pokok penjualan ini juga ditentukan dan dipengaruhi oleh harga pasar.

5. Akun Potongan Tunai

Berupa potongan harga atau diskon yang diberikan kepada konsumen saat melakukan transaksi secara tunai.

6. Akun Potongan Pembelian

Akun ini mencatat potongan harga yang diberikan oleh produsen kepada perusahaan dagang karena telah membeli barang dagangan secara tunai saat transaksi maupun selama periode tertentu.

7. Akun Retur Penjualan

Akun yang mencatat pengembalian barang oleh konsumen karena kondisi barang yang kurang baik atau cacat.

8. Beban Pemasaran

Akun ini mencatat semua beban yang ditanggung oleh perusahaan dagang saat menjual semua barang dagangan mulai dari pemasaran hingga barang sampai ke konsumen.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa share disosial media Anda agar Anda mendapatkan mafaatnya. Banyak berbagi banyak rejeki. Salam Let’s #beefree

Sebarkan manfaatnya :