Apa Itu Sales Funnel? Pengertian dan Tujuan

Baik Anda menyadarinya atau tidak, sales funnel pasti ada dalam bisnis Anda. Namun jika Anda menyadari tentang keberadaan sales funnel ini, anda akan memiliki lebih banyak kontrol serta bisa memanfaatkannya. Sebelum menyelidiki lebih jauh, Anda perlu mengetahui bahwa optimisasi situs web merupakan hal yang paling penting dalam sales funnel. Setiap tahap dalam sales funnel memiliki pengaruh terhadap perilaku konsumen, maka Anda perlu memahaminya satu per satu dengan baik.

Memulai dengan website akan mempermudah Anda dalam memperoleh informasi dari data serta semakin mengerti audiens Anda. Konsep sales funnel akan semakin mudah dimengerti saat Anda menghubungkannya dengan cara audiens menelusuri website Anda dan mencapai keputusan membeli.

Sekarang, saatnya mulai mempelajari tentang sales funnel dan memahami pentingnya hal ini. Sales funnel adalah cara suatu website mengarahkan pembeli kepada keputusan untuk membeli suatu produk atau jasa. Namun, beberapa pembeli tidak pernah meninggalkan tahap paling awal dari sales funnel alias tidak pernah sampai kepada keputusan membeli, sedangkan sebagian lainnya bisa sampai pada keputusan untuk membeli. Kabar baiknya? Anda memiliki kontrol penuh terhadap pembeli. Dengan strategi yang tepat, Anda bisa mengarahkan pembeli sampai mereka memutuskan untuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Mengapa Sales Funnel Sangat Penting?

sales funnel

Sales funnel menggambarkan jalur yang ditempuh para pengunjung situs tertentu sebelum mereka memutuskan untuk membeli produk atau jasa. Memahami tentang sales funnel juga akan membantu Anda mendeteksi adanya “lubang” dalam sales funnel tersebut – di mana calon konsumen yang ada memutuskan untuk keluar dari situs dan tidak pernah kembali lagi.

Jika tidak mengerti sepenuhnya tentang sales funnel, tentu saja Anda tidak bisa melakukan optimisasi. Di bawah ini, Anda bisa melihat empat tahap sales funnel. Secara garis besar, sales funnel hampir sama dengan strategi pemasaran pada umumnya, namun lebih spesifik dan bisa menargetkan kelompok konsumen tertentu. 

Baca Juga: Cara Meningkatkan Penjualan dengan Modal Terbatas

 

Tahapan dalam Sales Funnel

Empat tahapan dalam sales funnel bisa disingkat sebagai AIDA: awareness (kesadaran), interest (ketertarikan), decision (keputusan), dan action (aksi). Keempat langkah ini mewakili jalan pikiran calon konsumen Anda. Setiap tahap memerlukan pendekatan yang berbeda dari Anda, karena tentu saja Anda tidak mau menyampaikan pesan yang salah pada waktu yang salah.

1. Awareness (Kesadaran)

Ini adalah saat di mana Anda pertama kali memikat perhatian konsumen. Bisa saja langkah ini dimulai dengan tweet, post di media sosial, kabar dari mulut ke mulut, pencarian, atau lainnya. Calon pelanggan menjadi tahu tentang bisnis Anda dan apa yang Anda tawarkan.

Jika konsumen merasa yakin dengan apa yang ditawarkan, bukan tidak mungkin mereka langsung memutuskan untuk membeli. Namun jika belum, saatnya melangkah ke tahap sales funnel selanjutnya.

2. Interest (ketertarikan)

Saat konsumen mulai tertarik dengan produk atau layanan Anda, mereka mulai mencari tahu lebih banyak tentang suatu jasa atau produk. Namun pada tahap ini, sebaiknya jangan terlalu agresif karena itu malah akan memberi kesan buruk. Perkenalkan kelebihan produk atau layanan Anda secara perlahan, tetapi menarik.

3. Decision (keputusan)

Ini adalah tahap di mana konsumen siap membeli. Mungkin ada beberapa pertimbangan, yang semoga saja termasuk produk atau layanan Anda. Inilah saat untuk memberi penawaran terbaik – misalnya berupa diskon atau bonus.

4. Action (aksi)

Jika sudah mencapai tahap akhir ini, selamat! Artinya, konsumen sudah memutuskan untuk membeli barang atau jasa. Sekarang, saatnya semakin meningkatkan kualitas layanan sehingga semakin banyak konsumen yang tertarik. Pertahankan loyalitas konsumen dengan cara mengungkapkan terima kasih, meminta feedback, dan tawarkan layanan teknis.

Sebarkan manfaatnya :