Aset Apa Saja yang Harus Dijaga Pengusaha Kuliner

Aset merupakan bagian terpenting bagi sebuah perusahaan. Tanpa adanya aset, kegiatan operasional tidak dapat berlangsung dengan baik seperti, pembayaran gaji karyawan, pembelian barang, hingga penjualan yang dapat meningkatkan aset perusahaan pun akan terhambat. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk menjaga aset dengan baik. Dalam menjaga aset, pengusaha perlu strategi mendasar yang sederhana dan mudah untuk dilakukan.

Menjadi pengusaha pada bidang kuliner tidaklah mudah. Selain passion, Anda juga butuh ketekunan dan keuletan untuk sukses. “Dari sekian banyak usaha yang ada, ternyata banyak orang melirik bisnis kuliner karena dianggap lebih mudah dijalankan dari pada bisnis lain,” dan berikut aset yang di jaga oleh pengusaha kuliner

  • Depresiasi Asset

Istilah depresiasi asset ini biasa digunakan oleh kalangan pengusaha yang masuk dalam kegiatan kuliner. Keberadaan sarana dan prasarana yang ada diartikan sebagai bahan perhitungan yang harus dipantau setiap saat.

Pemantau yang dilaksanakan ini ditujukan agar tidak terjadi pengurangan kepemilikan barang. Beberapa orang banyak menyebutkan bahwa pengurangan kepemilikan barang ini sebagai depresiasi asset. Secara jelasnya, mungkin anda dapat mengetahui bahwa depresiasi asset ialah pelaksanaan manajemen asset yang dilakukan dengan menurunkan nilai fisik yang dimiliki oleh pengusaha kuliner karena senantiasa digunakan setiap saat.

Pelaksanaan depresiasi asset tidak bisa dijalankan pada semua barang berupa sarana dan prasarana yang ada di dalam bisnis kuliner melainkan dapat dilakukan hanya pada beberapa bagian saja. Ketentuan pelaksanaan kegiatan depresiasi asset dapat anda temukan dalam hal berikut ini yaitu :

– Barang yang ada ini harus digunakan dalam usaha atau bisa dipertahankan untuk menghasilkan pendapatan bagi perusahaan. Hal ini diartikan sebagai penyusutan modal peralatan yang ada di sebuah perusahaan.

– Unsur properti ini sebaiknya memiliki umur manfaat tertentu didalamnya. Keberadaan umur tersebut haruslah lebih lama dari setahun sehingga penilaian depresiasi assetnya bisa dijalankan dengan optimal oleh perusahaan.

– Depresiasi asset mengharuskan properti / barang yang ada menjadi sesuatu yang dapat digunakan sampai habis sehingga dapat dihitung kelayakan sarana yang digunakan tersebut. Selain itu, depresiasi asset ini juga dapat dihitung ketika segala properti tersebut dapat mengalami peluruhan atau kehancuran, dan mengalami keusangan yang diartikan sebagai pengurangan nilai dari nilai asalnya.

  • SDM

Sekalipun Anda pemilik usaha, hindari sikap bos atau bertindak seenaknya. Karyawan merupakan aset penting yang dimiliki sebuah perusahaan, karena itu tak ada salahnya untuk memberi perhatian lebih kepada mereka. “Berikan payroll yang layak bagi mereka, selain itu juga kenyamanan dan jenjang karier yang jelas bagi mereka, Peluang semacam ini akan membantu memompa semangat mereka untuk selalu giat bekerja dan mendatangkan keuntungan bagi usaha Anda. Namun, sebagai bos Anda juga wajib menerapkan berbagai peraturan perusahaan, dan membangun kedisiplinan lingkungan kerja agar karyawan juga tidak bertindak seenaknya.

  • Keuangan

 Jangan sepelekan masalah keuangan dalam bisnis. Buat perencanaan yang tepat dalam laporan keuangan dan neraca bisnis sampai sedetail-detailnya, agar tidak ada uang yang “hilang” sekecil apapun. Catat setiap pemasukan dan pengeluaran yang dilakukan dengan teliti, karena catatan keuangan ini akan membantu Anda untuk mengontrol dan menghitung setiap detail bisnis. “Ini juga bisa membantu menganalisis berapa besar keuntungan usaha dan kecepatan balik modal,”

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa share disosial media Anda agar Anda mendapatkan manfaatnya. Karena sebaik –baik nya ilmu adalah berbagi.

Salam Let’s #beefree

Sebarkan manfaatnya :