Cara Lapor SPT Tahunan Perusahaan Anda

Jika Anda memiiki perusahaan yang bergerak di bidang dagang atau jasa, baik berbentuk CV, PT maupun yayasan maka Anda diwajibkan untuk melaporkan SPT Tahunan atau Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan setiap tahunnya ke kantor pajak. SPT ini biasanya dilaporkan setiap akhir bulan Maret atau April di setiap tahun.

Diartikel ini saya akan membahas mengenai tata cara melaporkan pajak tahunan Anda. Namun jika Anda belum tahu penghitungannya Anda bisa baca artikel saya mengenai cara menghitung pph 23 dengan klik disini dan penghitungan pph 29 dengan klik disini.

Ada beberapa metode yang bisa Anda gunakan dalam pelaporan SPT Tahunan ini, antara lain metode manual dan metode elektronik. Dulunya pelaporan SPT Tahunan hanya bisa dilakukan dengan datang ke kantor pajak terdekat, namun kini semuanya bisa lebih mudah berkat berkembangnya teknologi yang pesat.

Berikut ini 3 cara yang bisa Anda lakukan untuk melaporkan SPT Tahunan ke Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

1. Manual

Cara manual dan sederhana yang bisa Anda lakukan adaah dengan datang langsung ke seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di Indonesia, dalam hal ini Anda dapat memilih KPP terdekat di kota Anda. Anda akan diberikan formulir oleh petugas yang harus Anda isi sesuai dengan data yang Anda miliki.

Setelah formulir terisi penuh, Anda bisa melanjutkan dengan mengambil nomor antrian pembayaran, melakukan pembayaran, menyerahkan berkas kepada petugas KPP, dan kemudian mendapat bukti penyerahan SPT.

Kelemahan dari proses pelaporan manual ini adalah antrian di KPP yang cukup panjang sehingga membuat Anda kehilangan banyak waktu. Untuk itulah Ditjen Pajak memberikan alternatif lain untuk pelaporan SPT tahunan selain dengan cara manual.

2. E-filing

Selain secara manual, Anda bisa menggunakan cara yang lebih canggih yaitu dengan menggunakan e-fiiling. E-filling ini membutuhkan koneksi internet, sehingga Anda memerlukan koneksi yang stabil untuk terhubung ke website resmi Ditjen Pajak yaitu djponline.pajak.go.id.

Setelah masuk ke web ini, Anda bisa memilih kolom layanan e-filling lalu mengisi formulir SPT yang ada sesuai data perusahaan. Setelah itu isilah kode verifikasi yang telah disiapkan dan tekan tombol kirim. Dalam beberapa detik, Anda akan menerima bukti penerimaan SPT Tahunan elektronik yang dikirimkan ke email Anda.

3. E-form

Sebenarnya e-form ini mirip dengan e-filling, namun ada sedikit perbedaan di dalamnya. Melalui e-form, Anda bisa mengunduh formulir SPT terlebih dahulu kemudian mengirimkannya kapan saja. Tidak harus pada saat itu juga.

Pada e-filling, Anda harus mengisi dan mengirimkan data saat itu juga, namun ketika koneksi internet melambat atau terputus, Anda harus mengulang dari awal. Sedangkan pada e-form, Anda bisa mengisi data kapan saja sehingga koneksi internet yang stabil tidak terlalu dibutuhkan. Hadirnya e-form ini merupakan solusi penengah antara pelaporan SPT Tahunan manual dan elektronik.

Jika memilih menggunakan e-form, Anda membutuhkan aplikasi viewer yang harus diinstal dan dapat digunakan untuk seluruh formulir SPT. Cara menggunakannya juga cukup mudah, Anda tingal mengunjungi website djponline.pajak.go.id  lalu memiih layanan e-form. Selanjutnya masuk ke dashboard atau klik tombol ‘buat SPT’.

Setelah itu Anda bisa memilih jenis SPT, tahun pajak dan kode pembetulan. Pada saat inilah Anda mengunduh e-form dan nomer token akan langsung dikirkkan ke email Anda.

Setelah mengunduh dan kemudian mengisi SPT Tahunan, Anda bisa menyerahkan kembali SPT Tahunan tersebut dengan membuat akun baru di djponline.pajak.go.id lalu klik daftar. Maskukan NPWP, EFIN, dan kode kenamanan, lalu klik verifikasi.

Kemudian sistem akan mengirimkan identitas penguna, password, dan link aktivasi melalui email yang Anda daftarkan. Akun akan aktif lalu mulailah login dengan NPWP dan password baru yang telah Anda daftarkan.

Itulah 3 cara yang bisa Anda lalukan dalam rangka melaporkan SPT Tahunan perusahaan Anda. Selamat mencoba!

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa share disosial media Anda agar Anda mendapatkan manfaatnya. Karena sebaik–baik nya ilmu adalah berbagi.

Salam Let’s #beefree

Sebarkan manfaatnya :