Cara Memanfaatkan Pemasaran Interaktif

Pada masa sekarang ini, konten interaktif sudah terbukti sangat efektif untuk pemasaran karena bisa menghubungkan pengguna dan produk dalam berbagai tingkatan. Pemasaran interaktif memberikan pengalaman yang berbeda dan kreatif kepada setiap pelanggan. Ini akan membuat mereka tertarik lebih lama, menambah perhatian terhadap suatu produk, dan tertarik untuk mencoba.

Salah satu elemen paling menentukan dari pemasaran adalah memberikan pengguna kontrol akan pengalaman mereka dalam menggunakan suatu jasa atau produk, menjadikannya lebih pribadi dan terkenang. Dewasa ini, banyak perusahaan dan bisnis menawarkan konten pemasaran interaktif untuk memperbaiki pengalaman pengguna, meningkatkan jumlah konten interaktif untuk membuat pengguna lebih senang, serta menambah jumlah konsumen.

1. Menyediakan survey dan kuis

Survey interaktif akan membuat orang bisa memberikan penilaian atau informasi lebih banyak tentang produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan Anda. Kuis dan polling juga bisa menjadi suatu bentuk penilaian interaktif, serta kemungkinan besar akan menarik minat pelanggan. Proses mengisi kuis atau survey online dan melihat hasilnya di media sosial.

Survey, kuis, atau polling yang disediakan bisa menjadi “umpan” bagi orang-orang untuk mencoba produk atau layanan Anda. Sudah banyak perusahaan yang menyediakan kuis untuk menarik orang ke situs atau layanan mereka, serta cara ini terbukti efektif karena konten yang mereka sediakan semakin menarik pengunjung. Namun jangan salah, kuis juga bisa digunakan untuk konten yang lebih serius dan mengetahui minat konsumen terhadap produk atau layanan Anda.

2. Video yang interaktif atau berbentuk permainan

Video tidak selalu harus menjadi siaran satu arah yang pasif dan membosankan, namun sekarang sudah ada cara untuk membuat berbagai video yang bisa berinteraksi dengan pengguna. Namun, faktanya masih banyak pengguna yang masih belum familiar dengan tren ini dan masih perlu banyak usaha untuk menarik. Bagi pengguna, memberikan video interaktif yang mengandung sedikit “permainan” lebih menarik.

Untuk membuat calon konsumen bahkan lebih tertarik, cobalah menggunakan video interaktif berbentuk kuis. Menggabungkan video interaktif dengan kuis akan menjadi cara hebat untuk mengubah penonton pasif menjadi lebih terlibat dalam pengembangan produk. Saat ini, Anda bisa menggunakan fitur announcement di Facebook sebagai media untuk membuat video interaktif. Bahkan, ada banyak lagi fitur yang bisa Anda gunakan seperti polling, kuis, dan tantangan.

3. Augmented Reality (AR)

Mungkin selama ini Anda hanya mengenal AR sebagai salah satu fitur di permainan elektronik, namun sebenarnya AR memiliki banyak sekali potensi penggunaan selain untuk game. Beberapa merk ternama seperti Amazon, IKEA, Starbucks, dan Volkswagen telah menerapkan teknologi AR untuk meningkatkan ketertarikan konsumen.

Seperti tren pemasaran lainnya, AR menggabungkan beberapa elemen untuk membuat produk yang menarik minat pelanggan. Salah satunya adalah menggunakan video 360 derajat dengan banyak elemen interaktif. Seperti yang Anda tahu, video 360 derajat sendiri sudah cukup menarik karena Anda bisa melakukan navigasi dan seolah-olah berada di dalam video tersebut. Contoh produk terkenal yang sudah menerapkan teknologi AR 360 derajat adalah Oreo.

AR juga mengubah cara konsumen memilih produk di toko-toko online. Penerapan fitur ini di banyak toko online adalah menyediakan pratinjau 3 dimensi sehingga konsumen bisa membayangkan seperti apa kira-kira penampilan produk tersebut di dunia nyata. Sebagai contoh, Amazon telah merilis aplikasi AR yang membuat konsumen bisa memperkirakan seperti apa suatu furnitur akan terlihat di ruang tamu mereka sebelum memutuskan untuk membeli sebuah produk.

Penggunaan teknologi memang sangat mempermudah cara untuk memikat hati konsumen. Hal ini bisa meningkatkan penjualan, namun juga efektif untuk branding dan menambah ketertarikan terhadap suatu produk.

Sebarkan manfaatnya :