Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan Perusahaan Dagang

cara-menghitung-harga-pokok-penjualan-perusahaan-dagang-image

Pada setiap perusahaan harga pokok penjualan memiliki peranan penting, dengan perhitungan harga pokok penjualan Anda dapat mengetahi besarnya produksi yang telah dikeluarkan. Harga pokok penjualan (HPP) merupakan salah satu komponen dari laporan laba rugi.

Pengertian Harga Pokok Penjualan

Menurut prinsip akuntansi Indonesia, harga pokok penjualan diartikan sebagai jumlah pengeluaran dan beban yang diperkenankan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menghasilkan barang atau jasa agar barang itu dapat dijual atau digunakan.

Perhitungan harga pokok penjualan ini dapat memberikan estimasi biaya perusahaan, Selain itu terdapat beberapa manfaat lain dari perhitungan harga pokok penjualan diantarannya

  • Dapat menghitung laba rugi
  • Sebagai alat bantu menentukan realisasi biaya produksi
  • Dan yang terakhir sebagai penentu harga jual barang.

3 Komponen Yang Harus Anda Tahu Sebelum Menghitung Harga Pokok Produksi. 

 Adapun 3 komponen tersebut adalah :

1. Persediaan Awal Barang Dagang

Persediaan awal barang merupakan komponen paling besar dalam operasional perusahaan. Persediaan awal barang dagang menjadi langkah awal dalam melakukan usaha dagang. Saldo persediaan awal barang dapat diketahui pada neraca awal perusahaan atau neraca tahun sebelumnya.

2. Persediaan Akhir Barang Dagang

Persediaan akhir barang meruapakn persediaan barang yang tersisa pada akhir periode. Persediaan akhir barang menjadi komponen penting dalam menentukan laba rugi suatu perusahaan dagang. Persediaan akhir barang dapat diketahui dari data penyesuaian perusahaan akhir periode.

3. Pembelian Bersih

Pembelian bersih merupakan seluruh pembelian barang dagang yang dilakukan perusahaan dari awal periode hingga akhir periode. Biaya pemebelian bersih dapat diketahui dari biaaya pembelian barang dagang baik secara kredit maupun tunai, ditambah dengan biaya angkut pembelian kemudian dikurangi dengan potongan pembelian atau retur pembelian.

Langkah-Langkah Mendapat Harga Pokok Penjualan

Adapun langkah-langkah untuk mendapatkan harga penjualan pokok pada perusahaan dagang akan di jelaskan dibawah ini :

a.  Menghitung Penjualan Bersih

Penjualan bersih ialah salah satu unsur pendapatan perusahaan dari beberapa unsur-unsur yang terdapat pada penjualan bersih adalah pembelian kotor, biaya angkut, retur pembelian dan pengurangan harga, retur pembelian, potongan pembelian.

1b. Menghitung Pembelian Bersih

Seperti halnya penjualan bersih, pembelian bersih juga mengandung beberapa unsur yang ada di dalamnya seperti unsur pembelian kotor, biaya angkut pembelian, retur pembelian, pengurangan harga, retur pembelian dan potongan pembelian.

2

c. Menghitung Persediaan Barang

3

d. Menghitung Harga Pokok Penjualan

4

Contoh perhitungan harga pokok perusahaan dagang :

PT. Toga Boga merupakan salah satu perusahaan yang pergarak dibidang kuliner. Perusahaan ini mengolah berbagai jenis kue yang telah dipasarkan di seluruh Indonesia.

Pada bulan Desember PT. Toga Boga memiliki persediaan awal barang baku sebesar Rp. 14.000.000 dan persediaan barang dagang akhir Rp. 10.500.000, kemudian perusahaan membeli persediaan bahan baku sebesar Rp. 25.000.000. Beban angkut sebesar Rp. 3.000.000 dan mendapat potongan pembelian sebesar Rp. 1.500.000 dengan retur pembelian Rp. 1.000.000

5

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa share di sosial media Anda agar Anda mendapatkan mafaatnya. Banyak berbagi banyak rejeki. Salam Let’s #beefree

Sebarkan manfaatnya :