Cara Mudah Menghemat Keuangan Pemilik Bisnis UKM

Salah satu cara untuk bisa sukses dalam menjalankan bisnis UKM adalah dengan menghemat pengeluaran. Sekecil apapun penghematan tersebut, jika bisa dijalankan dalam jangka panjang, akan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis UKM. Kegagalan usaha dalam UKM sedikit banyak dipengaruhi oleh sulitnya mengontrol uang yang ada, tak heran jika banyak UKM yang gulung tikar lantaran kurangnya penguasaan terhadap pengelolaan keuangan.

Untuk itulah bagi Anda yang sedang menjalankan bisnis UKM, Anda bisa mempraktekkan beberapa tips berikut ini dalam menghemat anggaran supaya berdampak besar terhadap bisnis yang Anda jalankan.

1. Menggunakan jasa website builder

Bagi sebuah UKM, tentu saja akan sangat boros dan terlalu membuang anggaran jika harus menyewa jasa web developer. Padahal Anda membutuhkan website untuk meunjuang kelangsungan bisnis UKM Anda. Jika harus membangun website sendiri dari nol sekalipun, Anda belum memiliki SDM yang mumpuni. Solusinya, Anda bisa bergabung deagan penyedia jasa website builder yang menawarkan jasa website builder gratis sekaligus menjadi marketplace produk yang Anda jual. Nantinya secara perlahan Anda bisa membangun website usaha Anda sendiri dengan fitur yang lengkap dan mumpuni sesuai dengan keinginan Anda.

2. Lupakan kantor dan bekerjalah dengan menggunakan co-working space

Biaya sewa kantor saat ini terlau tinggi untuk bisnis sekelas UKM. Untuk itulah bekerja secara remote dengan memanfaatkan co-working space tentu menjadi pilihan yang tepat. Ditambah dengan teknologi yang tinggi saat ini, memungkinkan Anda tak perlu memiliki kantor tetap untuk usaha Anda. Anda bisa memanfaatkan co-working space dengan biaya yang relatif rendah atau bahkan memanfaatkan rumah Anda sendiri untuk dijadikan kantor.

3. Manfaatkan pegawai freelance

Sama seperti menyewa kantor, menyewa pegawai tetap tentu membuat Anda kesulitan di keuangan. Ketimbang mengambil pegawai tetap dimana Anda wajib memberikan banyak hak kepada mereka, lebih baik manfaatkan pegawai freelance atau pegawai paruh waktu. Para pegawai freelance ini dugunakan untuk mengisi pos-pos kebutuhan yang kosong, namun ingat hanya sesuai kebutuhan saja. Nantinya jika bisnis mulai berjalan stabil, Anda bisa merekrut pegawai tetap untuk menjaga kestabilan pola kerja dan loyalitas.

4. Cerdas dalam beriklan

Iklan menjadi beban berat bagi bisnis UKM karena biayanya yang mahal, padahal dengan iklan ini tentu usaha Anda akan berkembang lebih pesat. Untuk itulah Anda perlu menggunakan cara cerdas agar bisa tetap promosi namun dengan biaya minim. Salah satunya adalah dengan bekerja sama dengan pihak lain untuk iklan. Hubungi rekan atau kolega Anda untuk sama-sama mengiklankan produk masing-masing di sosial media agar pemasaran makin luas. Atau Anda juga bisa menjadi pembicara si forum bisnis secara gratis yang sekaligus sebagai ajang untuk memperkenalkan bisnis Anda.

5. Gunakan perangkat lunak yang tepat untuk menunjang bisnis

Karena tak menggunakan kantor, Anda harus bisa berkomunikasi jarak jauh dengan para karyawan dan klien Anda. Untuk itulah Anda perlu perangkat lunak yang tepat untuk menunjang bisnis. Saat ini sudah banyak perangkat lunak yang bisa dimanfaatkan, seperti Skype, video call, dan sejenisnya agar tetap terhubung baik dengan para karwayan dan klien. Untuk urusan keuangan perusahaan, Anda juga bisa memanfaatkan software akuntansi yang kredibel untuk membantu Anda mengelola keuangan tanpa harus menyewa akuntan.

 

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghemat anggaran bisnis UKM. Dengan pengelolaan keuangan yang tepat, Anda bisa menghasilkan income bisnis yang menggiurkan di lini UKM. Selamat mencoba!

Sebarkan manfaatnya :