Contoh Jurnal Penyesuaian Pendapatan Diterima Dimuka

Jurnal penyesuaian merupakan proses penyesuaian tentang catatan atau fakta yang sebenarnya pada akhir periode akuntansi. Jurnal penyesuaian disusun berdasarkan data dari neraca saldo dan data (informasi) penyesuaian akhir periode. Jurnal penyesuaian yaitu jurnal yang dibuat dalam proses pencatatan perubahan saldo dalam beberapa akun sehingga saldo mencerminkan jumlah saldo yang sebenarnya. 

Fungsi dan Tujuan Jurnal Penyesuaian

  • Untuk menetapkan saldo catatan akun buku besar pada akhir periode sehingga setiap perkiraan saldo nyata, khususnya perkiraan harta dan kewajiban menunjukkan jumlah yang sebenarnya.
  • Untuk menghitung setiap perkiraan nominal (perkiraan pendapatan dan beban) yang sebenarnya selama periode yang bersangkutan.

Contoh Jurnal Penyesuaian Pendapatan Diterima Dimuka

Seringkali perusahaan telah membayar beban untuk beberapa periode mendatang, beban ini dinamakan beban/biaya yang dibayar dimuka. Jadi, bila menemukan beban yang seharusnya dibayarkan pada periode mendatang, maka harus dihitung beban mana yang dilaporkan pada periode yang bersangkutan (sekarang).

Terdapat 2 pendekatan dalam mencatat pendapatan diterima di muka, yaitu:

  1. Pendekatan neraca/harta
  2. Pendekatan laba rugi/pendapatan

Contoh Kasus Pertama:

Diterima pendapatan sewa gedung untuk 2 tahun (1 Febuari 2016 – 1 Januari 2018) sebesar 20.000.000 dan dicatat menggunakan pendekatan Hutang/ Neraca dan pendekatan Pendapatan/ Laba Rugi beserta Jurnalnya.

Saat penerimaan pendapatan

Jurnal Umum :

Kas (D)                                                           Rp. 20.000.000

Pendapatan sewa dibayar dimuka (K)                         Rp. 20.000.000

Saat penyesuaian

perhitungan 3/12 x 20.000.000 = 5.000.000

Ayat Jurnal Penyesuaian :

Pendapatan sewa diterima dimuka (D)           Rp. 5.000.000

Pendapatan sewa (K)                                                  Rp. 5.000.000

Pendekatan Biaya/ Laba Rugi

Saat penerimaan pendapatan

Jurnal Umum :

Kas (D)                                                           Rp. 20.000.000

Pendapatan sewa (K)                                                  Rp. 20.000.000

Saat penyesuaian

perhitungan 9/12 x 20.000.000 = 15.000.000

Ayat Jurnal Penyesuaian :

Pendapatan sewa (D)                             Rp. 15.000.000

Pendapatan sewa diterima dimuka (K)                       Rp. 15.000.000

Contoh Kasus Ke-dua :

Pada tanggal 6 Juli 2016, Riandi membayar sewa ruko selama 1 tahun sebesar Rp6.000.000,00.

Jurnal tanggal 6 Juli 2016 adalah sebagai berikut (menggunakan pendekatan laba rugi)

Kas (D)                                                          Rp. 6.000.000

Pendapatan diterima di muka (K)                               Rp. 6.000.000

Pada waktu tutup buku tanggal 6 Desember 2017, jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut.

Pendapatan diterima di muka(D)                    Rp. 2.500.000

Pendapatan sewa(K)                                                   Rp. 2.500.000

Penjelasan :

Pada tanggal 6 Agustus 2016 pemilik ruko menerima uang sebesar Rp. 6.000.000,00, tetapi belum sepenuhnya menjadi hak pemilik ruko, karena sewa tersebut untuk satu tahun, bukan satu bulan. Karena pemilik kios sudah menerima secara tunai, beliau mencatat Kas Rp6.000.000 (D) pada Pendapatan diterima di muka Rp. 6.000.000 (K).

Jika kita memakai dasar aktual, pendapatan diakui jika sudah menjadi haknya. Dalam contoh tersebut, hingga akhir periode akuntansi tanggal 6 Desember 2016 yang menjadi hak pemilik ruko 5 bulan, yaitu Rp. 2.500.000 (5/12 x Rp. 6.000.000= Rp. 2.500.000).

Adapaun Pendapatan diterima di muka atau unearned revenues merupakan pendapatan yang jasanya belum dimanfaatkan atau barangnya belum diberikan kepada pembeli, namun sudah diterima pembayarannya dari pembeli.

Contoh Kasus Ke-tiga :

 Bapak Andri memiliki sebuah ruangan kosong yang disewakan kepada penjual mie ayam bakso. Sesuai kesepakatan ruangan tersebut disewa dari Januari 2018 sampai Juni 2018 dengan harga Rp6.000.000,00 (untuk enam bulan, jadi, sewa per bulan sebesar Rp1.000.000,00). Pada saat transaksi terjadi, Januari 2018, maka jurnalnya adalah:

sifat dari sewa diterima di muka disini sama seperti kewajiban/utang bagi Bapak Musa. Mengapa?

Karena Tukang Bakso belum memanfaatkan semua hak nya selama enam bulan untuk menempati ruangan kosong, sementara Bapak Musa sudah menerima pembayaran penuh untuk masa sewa selama enam bulan).

sewa diterima di muka      Rp 6.000.000

                        pendapatan sewa    Rp. 6.000.000

Seandainya, masa akhir pelaporan pembukuan adalah 30 April 2018, maka ayat jurnal penyesuaian yang dibuat adalah sebagai berikut:

sewa diterima di muka      Rp 4.000.000

                        pendapatan sewa    Rp. 4.000.000

Demikian Contoh pembahasan jurnal penyesuaian Pendapatan diterima dimuka

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa share disosial media Anda agar Anda mendapatkan manfaatnya. Karena sebaik–baik nya ilmu adalah berbagi.

Salam Let’s #beefree

Sebarkan manfaatnya :