Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Tour and Travel

contoh-laporan-keuangan-perusahaan-tour-and-travel-picture

Banyak pemilik bisnis tour and travel yang merasa pusing mengurus bisnisnya, terutama dalam hal keuangan. Hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan mengenai laporan keuangan dan akuntansi dalam bisnis tour and travel. Seperti halnya bisnis lain, perusahaan tour and travel juga wajib membuat laporan keuangan.

Hal ini akan memudahkan perusahaan untuk mengetahui dengan pasti keadaan keuangannya, apakah bulan ini untung atau rugi. Pemilik bisnis juga bisa melihat perkembangan perusahaan dilihat dari laporan keuangan ini. 

Nah untuk Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang laporan keuangan perusahaan tour and travel dan contohnya, silakan simak beberapa hal di bawah ini.

Mengenal Laporan Keuangan Bisnis Tour & Travel

Bisnis tour and travel bergerak di bidang jasa, hal ini yang membuat penyusunan laporan keuangan perusahaan sedikit berbeda dengan perusahaan lainnya. Perbedaannya terletak pada akun-akunnya.

Pada laporan neraca perusahaan tour and travel harus menyajikan aktiva, utang, dan modal. Adapun akun-akunnya terdiri dari:

  • Kas dan setara kas

Kas dan setara kas ada di setiap laporan keunagan, baik perusahaan tour and travel, maupun perusahaan lain. Komponen ini terdiri dari kas, kas di bank, dan deposito.

  • Piutang usaha

Komponen ini terdiri dari piutang dari kegiatan usaha penjualan tiket, tur, hotel, dan juga dokumen lain.

  • Uang muka

Uang muka yang digunakan untuk membayar deposit tiket, hotel, dan voucher.

  • Aset tetap

Kekayaan perusahaan yang terdiri dari kendaraan, bangunan, tanah, dan lain-lain.

  • Utang usaha dan utang lain-lain

Terdiri dari utang tiket, tur, hotel, refund pengembalian tiket, dan lain-lain.

  • Utang pajak

Meliputi pajak penghasilan dan PPN.

  • Pendapatan diterima di muka

Terdiri dari uang muka dari pelanggan atas jasa yang belum direalisasikan. Akun akan berubah menjadi pendapatan ketika jasa tersebut telah direalisasikan.

  • Modal saham

Terdiri dari modal saham yang ditempatkan maupun modal saham yang disetor penuh.

Sedangkan pada laporan laba rugi perusahaan tour and travel harus menyajikan pendapatan atau penjualan jasa travel serta beban atau biaya operasional perusahaan. Adapun akun-akunnya terdiri dari:

  • Pendapatan

Terdiri dari penjualan tiket, tur, dan voucher.

  • Harga pokok penjualan

Terdiri dari beban pokok pendapatan dari hotel, paket wisata, dan tiket.

  • Beban usaha

Terdiri dari beban penjualan umum dan administrasi.

Langkah-Langkah Membuat Laporan Keuangan Perusahaan Tour & Travel

Dalam membuat laporan keuangan perusahaan tour and travel, ada 3 langkah yang harus diperhatikan:

  • Pencatatan dan penggolongan

Dalam pencatatan dan penggolongan, semua bukti transaksi dicatat di dalam buku jurnal. Selanjutnya masing-masing transaksi digolongkan berdasarkan akun-akun atau rekeningnya.

  • Peringkasan

Setelah digolongkan, masing-masing akun akan diringkas dan dimasukkan ke dalam laporan neraca dan laporan laba rugi menurut jenisnya.

  • Penyajian

Langkah selanjutnya adalah menyajikan data-data yang sidah dicatat, digolongkan, serta diringkas dalam bentuk laporan keuangan.

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Tour & Travel

Berikut ini disajikan contoh konkrit laporan keuangan perusahaan tour and travel dalam bentuk laporan neraca dan laporan laba rugi.

  • Laporan Neraca

Laporan neraca perusahaan tour and travel diatas hampir sama dengan laporan keuangan perusahaan lainnya, yaitu terdiri dari aset, kewajiban, dan juga ekuitas. Yang membedakan adalah komponen aset lancar dimana deposit tiket dan paket wisata/umroh dimasukkan ke dalamnya.

  • Laporan Laba Rugi

Berikut ini adalah contoh konkrit laporan laba rugi perusahaan tour and travel.

Pada laporan laba rugi perusahaan tour and travel, akun pendapatan terdiri dari penjualan paket tur/umroh, penjualan tiket, dan penjualan voucher hotel. Sedangkan akun harga pokok penjualan terdiri dari tiket, voucher, dan tour/pendamping leader.

Untuk mengetahui laba kotor penjualan, total pendapatan akan dikurangkan dengan harga pokok penjualan. Setelah laba kotor penjualan dikurangkan dengan beban dan biaya-biaya maka akan diketahui laba bersih usaha.

Demikianlah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang laporan keuangan perusahaan tour and travel serta contoh konkritnya. Semoga bisa membantu Anda dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangannya. Selamat mencoba!

Sebarkan manfaatnya :