Contoh Laporan Laba Rugi dan Jurnal Penutup Perusahaan Manufaktur

Contoh Laporan Laba Rugi dan Jurnal Penutup Perusahaan Manufaktur-01

Akuntansi sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan yang menjalankan usahanya di bidang apapun, baik di bidang jasa, dagang, maupun manufaktur. Dengan adanya akuntansi, maka laporan keuangan perusahaan dapat dibuat dan berguna untuk kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Melalui perencanaan dan pengelolaan keuangan yang diaplikasikan ilmu akuntansi, maka perusahaan akan semakin matang dan terarah dalam menjalankan bisnisnya.

Output dari akuntansi yang diterapkan di perusahaan ada banyak, mulai dari laporan laba rugi, laporan neraca, jurnal umum, jurnal khusus, jurnal penyesuaian, jurnal penutup, dan lain selabagimana yang kemudian masuk dalam siklus akuntasi. Dari sekian banyak laporan yang harus dibuat oleh perusahaan, dalam artikel kali ini Beecloud akan membahas tentang laporan laba rugi dan jurnal penutup pada perusahaan manufaktur beserta contohnya.

Laporan laba rugi perusahaan manufaktur

Sebelum membahas lebih jauh tentang laporan laba rugi perusahaan manufaktur, akan dijelaskan terlebih dahulu tentang pengertian perusahaan manufaktur. Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri dimana aktivitas utamanya adalah mengubah barang mentah menjadi barang jadi yang siap dijual dan didistribusikan. Perusahaan manufaktur tidak menjual barang yang dibeli dari pihak lain, melainkan menjual barang hasil produksinya sendiri.

Sebagaimana dijelaskan diatas, perusahaan manufaktur juga memerlukan laporan laba rugi untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan. Laporan laba rugi adalah laporan yang dibuat untuk mengukur profitabilitas serta nilai akuntansi perusahaan serta melihat berhasil tidaknya perusahaan dalam menjalankan operasional selama jangka waktu tertentu.

Lalu bagimana dengan laporan laba rugi yang dibuat oleh perusahaan manufaktur? Untuk penyusunan laporan laba ruginya sebenarnya tidak jauh berbeda dengan laporan yang dibuat oleh perusahaan dagang, namun terdapat sedikit perbedaan.

Perbedaan tersebut terletak pada beban pokok penjualan. Jika pada perusahaan dagang beban pokok penjualan dihitung dengan menambahkan persediaan awal dengan pembelian barang dagang lalu mengurangkannya dengan persediaan akhir, maka dalam perusahaan manufaktur  pembelian barang diganti dengan beban pokok produksi. Hal ini terjadi karea pada perusahaan manufaktur, barang yang akan dijual tidak berasal dari pembelian, melainkan dari hasil produksi sendiri.

Berikut ini adalah contoh laporan laba rugi perusahaan manufaktur yang bisa Anda pelajari.

 

Laporan Laba Rugi Perusahaan Manufaktur ‘Sari Rasa’

Sampai periode 31 Desember 2017

Penjualan                                                                                                                Rp 750.000.000

Harga pokok penjualan:

Persediaan produk di awal periode             Rp 62.500.000

Harga pokok produksi                                  Rp 425.000.000

Barang yang siap dijual                                Rp 487.500.000

Persediaan produk di akhir periode (-)     Rp   87.500.000

(-) Harga pokok penjualan                                                                                  Rp 400.000.000

Laba kotor                                                                                                            Rp 350.000.000

(-) Biaya operasional                                                                                              Rp 275.000.000

Laba bersih                                                                                                         Rp 75.000.000

Jurnal penutup perusahaan manufaktur

Jurnal penutup merupakan jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk menutup akun-akun nominal sementara. Karena terdapat penutupan akun, maka saldo akun-akun tersebut akan menjadi 0 (nol) pada awal periode akuntansi.

Pada perusahaan manufaktur, jurnal penutup yang dibuat juga tidak berbeda jauh dengan jurnal penutup pada perusahaan dagang. Bedanya, pada perusahaan manufaktur rekening yang ditutup pada jurnal penutup merupakan rekening-rekening yang berhubungan dengan semua kegiatan produksi misalnya pembelian bahan baku, upah tenaga kerja langsung, upaha tenaga kerja tidak langsung, biaya bahan baku, biaya listrik, air dan terlpon, serta rekening-rekening produksi lainnya.

Berikut ini adalah ontoh jurnal penutup pada perusahaan manufaktur yang bisa Anda pelajari.

 

Itulah pengertian serta contoh laporan laba rugi dan jurnal penutup perusahaan manufaktur yang bisa Anda lihat dan pelajari. Semoga bermanfaat.