Contoh Neraca Saldo Setelah Penutupan Perusahaan Jasa

Contoh Neraca Saldo Setelah Penutupan Perusahaan Jasa-01

Siklus akuntansi mencakup tahapan-tahapan penting yang harus dilakukan dalam proses akuntansi atau pencatatan sebuah perusahaan. Mulai dari pencatatan transaksi hingga pembuatan neraca saldo setelah penutupan harus dilakukan secara runtut dan terperinci agar keuangan perusahaan benar-benar transparan dan akuntabel. Tahap yang dilakukan setelah menyusun jurnal penutup adalah membuat neraca saldo penutupan yang juga merupakan salah satu fase dalam siklus akuntansi.

Dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut mengenai neraca saldo setelah penutupan utamanya pada perusahaan jasa. Semoga bermanfaat bagi Anda yang terjun di perusahaan jasa.

Pengertian neraca saldo setelah penutupan

Neraca saldo setelah penutupan adalah neraca yang dibuat setelah penutupan dengan tujuan untuk memastikan bahwa jumlah saldo yang ada di buku besar benar-benar seimbang atau balance. Pencatatan neraca saldo setelah penutupan ini penting dilakukan sebelum melakukan pencatatan di tahap berikutnya.

Pengertian perusahaan jasa

Perusahaan jasa merupakan perusahaan yang aktivitas utamanya adalah melayani konsumen di bidang jasa. Produk utama dari perusahaan ini bukanlah berupa barang yang dijual melainkan jasa yang bisa dipakai untuk konsumen. Contoh dari perusahaan jasa antara lain bengkel, salon, rumah sakit, dan lain sebagainya.

Neraca saldo setelah penutupan perusahaan jasa

Bentuk neraca saldo penutupan pada perusahaan jasa umumnya sama dengan perusahaan dagang atau perusahaan industri, hanya saja akun-akun yang terdapat didalamnya sedikit berbeda. Pada perusahaan jasa tidak ada akun biaya pembelian atau biaya produksi seperti halnya perusahaan lainnya, namun pada perusahaan terdapat biaya gaji karyawan, biaya sewa. biaya penyusutan, serta biaya bunga.

Neraca saldo penutupan perusahaan jasa bisa dibuat setelah jurnal penutup diposting ke buku besar. Hanya saja kaun-akun yang dimasukkan ke dalam neraca saldo ini hanya akun yang sifatnya riil saja. Sedangkan akun lainnya yaitu akun nominal dan akun sementara sudah ditutup dan tak perlu dibuatkan neraca saldonya, hal ini dikarenakan akun-akun tersebut sudah bersaldo nol.

Langkah membuat neraca setelah penutupan perusahaan jasa

Langkah untuk membuat neraca saldo penutupan perusahaan jasa tidaklah sulit jika Anda sudah paham mengenai segala hal yang berhubungan dengan siklus akuntansi serta akun-akun perusahaan jasa. Berikut ini langkah-langkahnya.

  1. Menuliskan nama perusahaan, judul, serta tanggal atau periode pembuatan
  2. Membuat 4 buah kolom yang terdiri dari kode akun, nama akun, kolom debet, serta kolom kredit
  3. Memasukkan akun-akun ke dalam neraca saldo berdasarkan keterangan yang terdapat pada jurnal penutup

Contoh neraca saldo setelah penutupan perusahaan jasa

Berikut ini adalah contoh-contoh neraca saldo setelah penutupan perusahaan jasa yang bisa Anda pelajari.

Contoh 1:

Perusahaan Jasa ‘Makmur’

Neraca Saldo Setelah Penutupan

31 Desember 2017

Contoh 2:

Contoh 3:

Itulah beberapa contoh neraca saldo setelah penutupan pada perusahaan jasa yang bisa Anda lihat dan pelajari. Inti dari pembuatan neraca saldo penutupan adalah memastikan keseimbangan dari keuangan hingga akhir periode sebelum akhirnya memulai kegiatan di periode berikutnya. Dengan adanya neraca saldo setelah penutupan adalah membuktikan bahwa semua akun telah diposting ke buku besar dan sudah ditutup hingga selesai serta terjadinya keseimbangan posisi keuangan perusahaan.

Jika Anda kesulitan dalam membuat neraca saldo setelah penutupan serta pencatatan lainnya dalam siklus akuntansi, maka Anda bisa mendownload aplikasi Beecloud untuk mempermudah pencatatan akuntansi perusahaan Anda.