Gimana Cara Pencatatan Bisnis Dropship?

Bisnis dropship sedang digemari oleh para pemula untuk memulai membangun bisnisnya. Kenapa dropship dipilih?

Karena pelaku bisnis dropship tidak memerlukan stok barang dan mengurus pengiriman langsung. Hanya dengan menjualkan produk tersebut, memesan kepada suplier dan suplier yang akan mengirimkan atas nama dropshiper tersebut. Mudah banget yaa?

Tapi bagaimana cara melakukan pembukuan untuk bisnis drophip ini? uangnya terasa cepat menghilang.. 

Itu pernyataan yang sering dikelukan oleh dropshiper, apa benar begitu? Bila uang anda cepat sekali datang dan pergi tanpa anda sadari. Tugas Anda sebagai pebisnis harus mencegak itu. Untuk mencegah hal itu terjadi kembali kepada anda. Anda perlu melakukan pencatatan untuk bisnis dropship, dengan :

  1. Membuat daftar suplier dan produk suplier
    Screenshot_1
    untuk mencatat semua suplier dan alamat anda mengorder produknya
  2. Membuat daftar Harga beli dan harga jual
    Screenshot_2Disini anda dapat membuat daftar harga dan produk berdasarkan darimana produk itu berasal. Anda juga dapat menyetok produk kepada suplier dengan cara PO dan sudah bisa Anda pasarkan.    
  3. Membuat akun Daftar media promosi
    Screenshot_3
    Daftar media promosi ini agar Anda tahu lebih mudah dari mana barang yang Anda berasal, dan lebih mudah melakukan pengorderan. 
  4. Membuat data customer
    Screenshot_4
    Membuat data customer yang bisa ada lakukan promo ulang supaya repeat order kepada Anda.  
  5. Membuat laporan transaksi dengan membuat jurnal besar, arus kas, neraca dan laporan laba rugi 
    Screenshot_5Guna Anda mengetahui posisi keadaan keuangan Anda. Ini sangat berguna untuk mengembangkan usaha Anda menjadi lebih besar. 

Anda dapat melakukan pencatatan pembukuan usaha Dropship menggunakan excel atau program keuangan. Sesuaikan dengan kemampuan Anda untuk mengelola dan terpenting harus disiplin melakukannya. Kunci kesuksesan usaha hanyalah fokus. Sukses untuk bisnis Anda Let’s #beefree

Sebarkan manfaatnya :