Hindari Kesalahan Ini Saat Menyusun Menu Restoran!

Hindari Kesalahan Ini Saat Menyusun Menu Restoran

Bagi restoran mana pun, menu adalah media komunikasi yang paling ampuh. Tak hanya mengenalkan konsumen pada hidangan yang akan disajikan, namun menu juga menjadi cerminan konsep dari restoran Anda. Untuk hasil yang maksimal, tentu saja menu harus dirancang sedemikian rupa. Mungkin Anda tidak menyangka bahwa ada banyak sekali kesalahan yang mungkin dibuat dalam penyusunan menu. Apa saja kesalahan itu? Simaklah di bawah ini, dan hindari kesalahan-kesalahan tersebut dalam penyusunan menu untuk restoran Anda.

1. Tidak mengelompokkan makanan dengan jelas.

Membuat kategori yang jelas untuk makanan yang dihidangkan merupakan aturan yang paling mendasar, namun sering dilupakan. Desain buku menu harus memiliki pengelompokan yang jelas, serta disusun dengan alur yang tepat. Hidangan pembuka, hidangan utama, serta pencuci mulut harus dipisahkan serta disusun secara berurutan. Selain itu, Anda juga bisa memisahkan menu vegetarian dari non-vegetarian untuk menambah kemudahan bagi pelanggan.

2. Terlalu banyak pilihan.

Jumlah menu yang terlalu banyak maupun terlalu sedikit sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun Anda jelas perlu menghindari jumlah menu yang terlalu banyak karena bisa memberi dampak negatif pada penjualan.

Jika Anda memasukkan terlalu banyak pilihan dalam buku menu, pelanggan akan terlalu lama memilih sehingga mereka lebih lama berada di meja makan. Hal ini akan mengurangi jumlah total pelanggan yang menikmati hidangan di restoran Anda. Sangat disarankan untuk membatasi jumlah pilihan pada menu yang menjadi keunggulan dan ciri khas dari restoran Anda sehingga kualitas bisa dijaga, serta pelanggan akan semakin tertarik dengan sajian-sajian tersebut. 

Baca Juga: Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Jurnal Penutup

3. Menu yang tidak pernah berubah.

Restoran-restoran terbaik biasanya memiliki menu yang selalu berganti setiap jangka waktu tertentu, sehingga pelanggan selalu tertarik dan kembali ke restoran tersebut. Meskipun demikian, jangan pula terlalu sering mengganti menu dan jangan lupa untuk melihat tanggapan konsumen terhadap menu baru.

4. Tidak memperhatikan desain.

Buku menu, bagi sebuah restoran, memiliki peran yang mirip dengan brosur. Selain memasukkan konten yang tepat, jangan meremehkan pentingnya desain yang menarik. Minta bantuan dari seorang desainer grafis yang berpengalaman untuk membuat desain buku menu. 

Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam membuat desain menu adalah:

  • Tulisan harus terbaca jelas.
  • Kombinasi warna harus tepat sehingga pelanggan tidak kesulitan membacanya.
  • Jangan membuat desain yang terlalu “ramai”.
  • Pastikan nama hidangan tidak salah ketik.
  • Ukuran buku menu harus disesuaikan dengan ukuran meja serta peralatan makan.

5. Terlalu menonjolkan harga

Membuat tulisan harga menjadi perhatian utama dalam sebuah buku menu mungkin merupakan kesalahan terbesar. Jika hal ini terjadi, pelanggan akan memilih menu hanya berdasarkan harga. Selain itu, jika harga hidangan dalam satu halaman sangat bervariasi, pelanggan cenderung memilih yang paling murah. Sebaiknya, tulisan harga dibuat dengan jenis huruf dan warna yang sama dengan nama hidangan.

6. Tidak memanfaatkan ruang yang ada dengan baik.

Memasukkan terlalu banyak menu dalam satu halaman akan membuat buku menu terlihat berantakan, namun terlalu sedikit akan memberi kesan tidak banyak yang ditawarkan oleh restoran Anda. Maka dari itu, sangat penting untuk memanfaatkan ruang yang ada dengan baik serta meninjau semuanya dari sudut pandang konsumen.

Posisikan menu yang paling menguntungkan di posisi “segitiga emas”, yaitu sudut kiri atas, sudut kanan atas, serta bagian bawah buku menu. Tiga posisi inilah yang paling sering dilihat oleh pelanggan saat akan memutuskan menu apa yang akan mereka pesan. Manfaatkan halaman depan dan belakang buku menu untuk menuliskan informasi tentang restoran seperti jam beroperasi, sejarah, dan alamat.

 

Sebarkan manfaatnya :