Jenis-Jenis Kecurangan Yang Sering Terjadi di Gudang

Memiliki sebuah bisnis berarti mesti siap menghadapi berbagai macam tantangan dan cobaan. Ada banyak hal sulit yang mesti selalu dihadapi oleh para pebisnis dalam mengarungi usahanya. Kadang, kesulitan-kesulitan itu bisa muncul dari orang yang mereka percaya. Karyawan misalnya, walau statusnya adalah bawahan, bukan tidak mungkin jika karyawan justru dapat memengaruhi perjalanan bisnis seseorang.

Karyawan yang berlaku curang adalah salah satu penyebabnya. Mereka bisa saja membuat bisnis Anda merugi karena niatan tak baik yang ada dalam dirinya. Nah, jika bisnis Anda cukup besar dan membuat Anda mesti memiliki gudang.

Maka anda mesti membaca beberapa kecurangan yang mungkin bisa terjadi di gudang yang disebabkan oleh karyawan anda sendiri. Berikut ini adalah ringkasanya

1. Karyawan Mengambil Stok

Alih-alih menjaga atau merawat stok barang Anda. Karyawan yang bertugas di gudang justru bisa sangat leluasa untuk dapat mengambil dan membawa pulang stok barang yang Anda miliki. Hal ini sudah pasti dapat merugikan Anda. Sebab di gudang itulah segala sesuatu yang menjadi roda ekonomi bisnis ditaruh. Nah, karena itulah Anda mesti bisa selektif dalam memilih karyawan.

2. Tidak Mengecek Stok Secara Berkala

Biasanya, dalam sebuah gudang ada yang bekerja untuk mengcek ketersediaan barang. Namanya gudang sudah bisa dipastikan menjadi tempat bagi banyak sekali stok barang yang ada. Tentu menjadi sebuah pekerjaan yang butuh ketelitian untuk memeriksa ketersediaan barang. Karena harus selalu di cek dan dilihat keberadaanya

Nah, oleh sebab itu banyaknya barang yang harus di cek secara teliti. Terkadang ada beberapa karyawan curang yang sengaja melewatkan. Hal itu dilakukan supaya pekerjaan cepat selesai. Mereka hanya mengandalkan keyakinan jika semua stok tetap tersedia dan dalam kondisi baik.

Salah-salah bisa jadi  stok barang yang Anda punya tidak sesuai data atau dalam kondisi yang tidak baik. Jika sudah demikian bisa jadi perusahaan harus merugi hanya karena karyawan yang ogah untuk mengecek

3. Stok Lama Tidak Diganti

Ada kalanya Anda mesti mengecek dan memperbarui stok lama. Bisnis itu selalu dinamis. Jika Anda terus memaksakan stok lama, bisa jadi kita ketinggalan dengan pesaing. Maka dari itu, stok lama mesti diganti secara berkala. Kejadianya terkadang sama dengan kejadian nomor dua. Saking banyaknya stok, terkadang seorang karyawan malas untuk mengganti.

Imbasnya, stok lama dipaksakan tetap berada di gudang dan kemudian diproduksi. Hal itu tentu saja dapat mengurangi kualitas barang yang kita jual. Sehingga dapat berpengaruh negatif pada konsumen. Jika sudah begitu, perusahaan juga yang merugi

4. Stok Sengaja Tidak Dicatat

Kecurangan selanjutnya masih tidak jauh dari mengutil di gudang. Ada cara yang barang kali cukup mudah dilakukan oleh karyawan yang bekerja di dalam gudang. Ya, sengaja tidak mencatat ketersediaan barang. Hal tersebut dilakukannya agar barang tersebut bisa dia bawa pulang tanpa perusahaan mengetahuinya.

5. Jadi Link Untuk Orang Luar

Terakhir adalah jadi link bagi orang luar. Ini bisa jadi yang paling berbahaya. Jika karyawan Anda sudah punya niat tak baik apalagi sampai melibatkan orang luar. Maka hal itu sangat akan berdampak buruk bagi perusahaan. Karyawan seperti itu bisa menjadi link masuk bagi orang lain supaya bisa masuk ke gudang dan menguras stok Anda.

Jika sudah demikian, maka kerugian besar sudah pasti akan terbayang. Karena itulah selektif dalam memilih karyawan adalah keutamaan. Jangan sampai stok barang di gudang Anda habis hanya karena orang-orang yang tak bertanggung jawab

Itulah diatas beberapa kecurangan yang bisa terjadi di gudang. Sebagai pebisnis patut bagi Anda untuk mencegah hal-hal tersebut terjadi.  Kalau tidak, bayangkan berapa kerugian besar yang akan Anda terima.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa share di sosial media Anda agar teman Anda mendapatkan manfaatnya. Karena sebaik–baik nya ilmu adalah berbagi.
Salam Let’s #beefree

 

Sebarkan manfaatnya :