Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang Metode Perpetual

jurnal-penyesuaian-perusahaan-dagang-metode-perpetual-image

Perusahaan dagang adalah suatu bentuk usaha yang kegiatannya membeli barang dengan tujuan untuk dijual kembali, tanpa mengubah bentuk barang ataupun melakukan pengolahan lebih lanjut. Dalam kegiatan usahanya yaitu mendapatkan keuntungan, perusahaan dagang membeli barang kemudian  dijual dengan harga yang lebih besar dari harga pokok atau harga beli barang, sehingga keuntungan diperoleh dari selisih harga jual dan harga pokok.

Proses pencatatan laporan perusahaan dagang pada umunya sama dengan jenis perusahaan lainnya. Pada kesempatan ini akan dibahas jurnal penyesuaian untuk perusahaan dagang dengan metode perpetual. Sebelum ke pembahasan terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu metode perpetual dalam akuntansi.

Metode perpetual dalam akuntasi lebih dikenal dengan metode buku, artinya setiap persediaan yang masuk dan keluar dicatat di pembukuan. Dengan metode perpetual Anda bisa mengetahui posisi nilai persediaan kapan saja, karena selalu dibukukan atau dicatat dijurnal setiap ada aktivitas keluar masuk barang. Pada sistem pencatatan menggunakan metode ini pembelian dan penjualan barang dagangan dicatat pada akun persediaan barang dagangan.

Jurnal penyesuaian dibuat pada akhir periode, fungsi dari pembuatan jurnal ini adalah untuk menyesuaikan akun-akun agar menunjukkan keadaan yang sebenarnya setelah adanya transaksi-transaksi selama periode tertentu.

Akun-Akun Akuntansi Untuk Jurnal Penyesuaian

Adapun akun-akun akuntansi yang memerlukan jurnal penyesuaian adalah :

  1. Adanya persediaan barang dagang (dengan system pencatatan secara fisik dengan pembukuan) sehingga selisih yang ada merupakan biaya atau pemakaian persediaan itu.
  2. Adanya persediaan perlengkapan sehingga selisih yang ada merupakan biaya atau pemakaian perlengkapan itu.
  3. Penghapusan piutang-piutang yang digunakan.
  4. Penyusustan aktiva tetap.
  5. Biaya dibayar dimuka.
  6. Biaya yang masih harus dibayar.
  7. Penghasilan yang masih harus diterima.
  8. Penghasilan yang diterima dimuka
  9. Dan lain-lain

Bentuk Ayat Jurnal Metode Perpetual

Berikut disajikan bentuk ayat jurnal untuk pencatatan metode perpetual:

No Transaksi Pencatatan system perpetual
1 Pembelian barang dagang secara tunai Persediaan Barang Dagang

Kas

2 Pembelian barang dagang secara kredit Persediaan Barang Dagang

Utang Dagang

3 Penjualan barang dagang tunai Kas

Penjualan

Harga Pokok Penjualan

Persedian Barang Dagang

4 Penjualan barang dagang secara kredit Piutang Dagang

Penjualan

Harga Pokok Penjualan

Persediaan Barang Dagang

5 Pembayaran beban angkut pembelian Persediaan Barang Dagang

Kas

6 Pembayaran beban angkut penjualan Beban Angkut Penjualan

Kas

7 Pengiriman kembali sebagian barang yang dibeli tunai Kas

Persediaan Barang Dagang

8 Pengiriman kembali sebagian barang dagang yang dibeli kredit Utang Dagang

Persediaan Barang Dagang

9 Penerimaan kembali barang yang dijual secara tunai Persediaan Barang Dagang

Kas

Penjumlahan dari setiap transaksi-transaksi yang dilakukan sama seperti pada perusahaan jasa. Hanya saja disini terdapat perbedaan pada akun persediaan barang dagang. Saldo pada akhir periode itu menunjukkan saldo sebenarnya sehingga tidak perlu melakukan jurnal penyesuaian kembali.

4 Cara  Ayat Penyesuaian Persediaan Barang

Pemakaian ayat penyesuaian untuk persediaan barang dagang dapat dilakukan dengan empat cara, yaitu:

  1. Membuka perkiraan ikhtisar laba rugi
  2. Membuka perkiraan harga pokok penjualan
  3. Tanpa membuka perkiraan baru, sehingga persediaan awal langsung masuk ke debit laba rugi dan persediaan akhir langsung masuk ke kredit laba rugi serta debit neraca.
  4. Membuka lajur khusus kolom untuk harga pokok penjualan yang diletakkan antar lajur neraca saldo yang diperbaiki dengan laba rugi.

Sampai disini dulu ya, jangan lupa share ke temen Anda supaya mendapatkan manfaatnya. Salam Let’s. #beefree