Cara Input Retur Penjualan

Salah satu proses yang terjadi pada saat jual beli adalah retur atau proses pengembalian barang. Baik retur pembelian ke pihak vendor/supplier dan retur penjualan dari pihak pelanggan/customer. (Baca juga: Cara Membuat Invoice Penjualan)

Proses retur pada beecloud sendiri harus berdasarkan nomor penjualan. Jadi jika retur tanpa ada proses penjualan sebelumnya tidak akan bisa dilakukan. Untuk membuat retur penjualan di beecloud masuk ke menu [Pembelian] -> [Retur Pembelian] -> |Tambah Baru|, selanjutnya :

Penjualan - Retur Penjualan 01

Gambar 1. Tambah Baru Retur Penjualan

  1. Isi Customer
  2. |Import Penjualan|

    Penjualan - Retur Penjualan 02

    Gambar 2. Import Penjualan

     
  3. Pilih filter tanggal transaksi penjualan
  4. Pilih Status Penjualan yang akan diretur
  5. Pilih |Refresh|
  6. Pilih transaksi yang akan di retur berdasarkan nomor penjualan.
    Jika penjualan belum lunas pilih filter Lunas ke “Belum Lunas”, begitu juga sebaliknya.

    Penjualan - Retur Penjualan 03

    Gambar 3. Pilih Nota untuk Retur Penjualan

    Penjualan - Retur Penjualan 04

    Gambar 4. Hasil Import Penjualan

    Contoh sebelum setelah pilih transaksi penjualan pada (Gambar 4) dan contoh setelah barang dan mengatur jumlah qty sesuai dengan yang diretur pada (Gambar 5)

  7. Sesuaikan termin dengan penjualannya, misal penjualan Cash waktu termin Retur atur menjadi Cash
  8. Atur qty yang akan di retur/hapus item yang tidak ingin diretur    icon delete
  9. Jika selesai pilih |Simpan|

Note :

Termin pada dasarnya tidak harus mengikuti penjualan, bisa diatur sesuai keadaan yang sebenarnya terjadi. Walau penjualan sudah lunas anda juga bisa mengatur terminnya menjadi Credit tujuannya tidak lain agar nilainya bisa di potongkan untuk nota selanjutnya.

Penjualan - Retur Penjualan 05

Gambar 5. Simpan Retur Penjualan

Like accounting logic and update everything about IT