3 Penyebab Bisnis Distributor Bangkrut

Distributor adalah perantara yang menyalurkan produk dari pabrikan ke pengecer. Setelah pabrik menghasilkan sebuah produk, produk tadi dikirim ke distributor. Distributor lalu menjualnya ke pengecer. Peluang usaha distributor merupakan salah satu peluang yang menguntungkan jika Anda bisa menjalankan dengan baik.

Namun perlu Anda telisik usaha distributor ini tidak semudah dipermukaan. Banyak hal yang akan membuat usaha ini gulung tikar jika Anda tidak dapat mengelolanya dengan benar.

Apa saja faktor yang menghambat usaha distributor dan bagaimana cara mengatasinya. Saya akan mencoba menguraikanya disini agar Anda dapat mengantisipasinya.

Faktor-faktor penghambat usaha distributor dan penyelesaiannya.

1. Piutang

Piutang adalah masalah krusial dan paling mendasar dalam usaha distributor, karena sebagian usaha distributor ssstem pembayaranya kredit. Jika piutang  tidak tertagih sesuai tanggal jatuh tempo, ini akan mempengaruhi cash flow sebuah perusahaan, dan jika cash flow tidak lancar akan mengakibatakan keuangan usaha yang tidak sehat.

Oleh sebab itu mengontrol piutang menjadi hal yang paling utama dalam usaha ini, lalu bagaimana caranya agar Anda bisa memantau piutang dengan baik? saran saya salah satunya adalah dengan menggunakan asisten yang fokus pada piutang, memang ini membutuhkan biaya yang cukup mahal oleh sebab itu lebih baik Anda menggunakan software akuntansi selain biayanya hemat, juga akan mempermudah kinerja Anda.

2. Stok

Jika terjadi keterlambatan membeli barang yang fast moving ini akan membuat penjualan terhambat akibatnya omset pun akan terhambat. Oleh sebab itu akurasi stock sangat lah penting, agar Anda bisa menentukan kapan harus order kembali ke vendor, dan juga mengontrol aset persediaan agar tidak terjadi kecurian stock.

Dengan menggunakan software ini akan sangat memperudah Anda dalam melakukan stock opname dan juga mengontrol jumlah stock yang anda miliiki di gudang. 

3. Membuang Waktu Untuk Stock Opname

Hal ini sering dikeluhkan oleh para pengusaha maupun karyawan. Memerlukan seharian untuk  melakukan stock opname dan bahkan ada yang sampai berhari-hari, apalagi juga harus mengerahkan banyak karyawan untuk melakukan stock opname, tentu saja ini sangat tidak efisen dan menggangu operasioal perusahaan.  

Ada beberapa cara agar stock opname tidak banyak memakan waktu lama yang pertama dengan scanner PDT (Portable Data Transmission) dapat membantu stock opname dan bisa dilakukan hanya 1 orang saja. Jadi akan lebih hemat tenaga SDM, ini memang sangat efisien namun  aplikasi ini bisa digunakan jika anda memiliki software akuntansi yang sudah terintegrasi dengan PDT tersebut.

Cara yang kedua adalah menggunakan  Excel namun ini agak sedikit menyita waktu atau masih 2 x kerja dikarenakan setelah Stock opname selesai Anda harus menginputkan kembali secara manual ke komputer.

Semoga Artikel ini dapat membantu usaha distributor Anda. Let’s #beefree

Sebarkan manfaatnya :