Laporan Keuangan Neraca Perusahaan Jasa

laporan-keuanga-neraca-perusahaan-jasa-image

Membuat laporan keuangan neraca, terutama perusahaan jasa memang susah-susah sulit. Karena neraca atau balance-sheet itu membutuhkan setidaknya dua laporan, yaitu laporan perubahan modal dan laporan laba rugi. Kenapa?

Karena dalam neraca harus menampilkan modal akhir perusahaan, dan itu didapat dari laporan perubahan modal. Nah, laporan perubahan modal sendiri dapat disusun setelah laba bersih diketahui, dan itu dari laporan laba rugi.

Walaupun bagi sebagian akuntan, mereka dapat menyusun Neraca hanya dengan melihat neraca lajur, bahasa inggrisnya worksheet. Karena bagi yang sudah terbiasa memang dapat mengetahui modal akhir dari neraca lajur tanpa membuat laporan laba rugi dan laporan perubahan modal terlebih dahulu.

Untuk menghitung modal akhir dari neraca lajur, dalam kondisi laba kita dapat menghtung nya dari modal awal ditambah laba periode tersebut di kurangi saldo prive. Sedang dalam kondisi rugi, kita dapat menghtungnya dari modal awal dikurangi rugi dikurangi saldo prive.

Perusahaan jasa melakukan aktivitas bisnisnya dengan menjual layanan tertentu. Oleh sebab itu, ketika terjadi pembelian pada perusahaan jasa, biasanya akan langsung dimasukkan sebagai peralatan atau perlengkapan. Dalam laporan keuangan perusahaan jasa, tidak ada harga pokok penjualan (HPP) maupun akuntansi biaya yang berlaku.

Neraca adalah laporan yang menunjukkan keadaan keuangan atau posisi keuangan suatu perusahaan pada akhir periode. Posisi keuangan yang dimaksud terdiri atas jumlah aset, liabilitas, dan ekuitas. Dalam penyusunan neraca harus diurutkan sesuai dengan tingkat likuiditasnya atau tingkat kelancarannya. Rekening yang lancar harus didahulukan penyusunannya dan rekening yang kurang lancar disusun di bawahnya.

Neraca sendiri harus imbang antara aset dengan liabilitas ditambah ekuitas nya. Atau bisa dihubungkan dengan persamaan aset = liabilitas + ekuitas. Yang disebutkan dalam neraca sendiri berdasarkan SAK (Standard Akuntnsi Keuangan) yaitu:

  • Perusahaan menyajikan aset lancar terpisah dari aset tidak lancar dan kewajiban jangka pendek terpisah dari kewajiban jangka panjang kecuali untuk industri tertentu diatur dalam PSAK khusus. Aset lancar disajikan menurut urutan likuiditas sedangkan kewajiban disajikan menurut urutan jatuh tempo.

  • Perusahaan harus mengungkapkan informasi jumlah setiap aset yang akan diterima dan kewajiban yang dibayarkan sebelum dan sesudah dua belas bulan dari tanggal neraca.

  • Apabila perusahaan menyediakan barang atau jasa dalam siklus operasi perusahaan yang dapat diidentifikasi dengan jelas, maka klasifikasi aset lancar dan tidak lancar serta kewajiban jangka pendek dan jangka panjang dalam neraca memberikan informasi yang bermanfaat dengan membedakan aset bersih sebagai modal kerja dengan aset yang digunakan untuk operasi jangka panjang.

Bagian aset atau aktiva dalam neraca biasanya disusun berdasarkan urutan cepat lambatnya aktiva tersebut dikonversikan menjadi kas atau digunakan dalam operasi. Di bagian aktiva kita catat kas diurutan pertama, lalu diikuti oleh piutang, perlengkapan dan aktiva lainnya. Lalu kita sajikan aktiva yang sifatnya tetap seperti tanah, bangunan, peralatan dan sejenisnya.

Sedang di bagian liablitas atau kewajiban kita mencatat semua kewajiban usaha seperti hutang usaha dan hutang gaji. Dalam bagian ekuitas kita mencatat sebuah perkiraan yang mencerminkan besarnya hak atau kepentingan pemilik perusahaan pada harta perusahaan. Ekuitas antara lain adalah modal disetor, laba tidak dibagi, modal penilaian kembali, modal sumbangan dan modal lainya.

Neraca biasa dibuat dengan dua model, yaitu stafel dan skontro. Dalam bentuk stafel, neraca disajikan dengan harta atau aktiva di bagian atas dan kewajiban serta modal di bagian bawahnya. Neraca bentuk stafel sering disebut juga bentuk laporan/ vertikal. Sedang dalam bentuk skontro, penyajian aset atau aktiva dikolom kiri, sedangkan liabilitas dan ekuitas dikolom kanan.

22

Demikan pembahasan tentang neraca pada perusahaan jasa. Sekian Artikel dari saya semoga bermanfaat. Jangan lupa dishare di akun sosial media Anda ya agar teman Anda juga mendapatkan maanfaatnya. Banyak berbagi banyak rejeki lho. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan koment dibawah. Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Sebarkan manfaatnya :