Laporan keuangan Perusahaan

laporan-keuangan-perusahaan-photo

Kalau membicarakan laporan keuangan setiap perusahaan pasti membutuhkannya. Anda sebagai pebisnis sudah memilik laporan keuangan belum? Sering kali laporan keuangan ini diabaikan oleh beberpa pebisnis UKM. Karena mereka merasa bisnisnya masih kecil jadi belum membutuhkan yang namanya laporan keuangan.

Jika Anda salah satu dari pebisnis yang beranggap laporan keuangan itu hanya untuk perusahaan yang besar. Mulai saat ini taubatlah dan kembali kejalur yang benar. Karena sesungguhnya laporan keuangan itu dibutuhkan oleh semua pebisnis dan perusahaan tidak peduli itu besar ataupun kecilnya usaha.

Mengapa saya bilang seperti itu, yuk mari kita telaah lebih lanjut fungsi dari laporan keuangan itu sendiri;

  • Sebagai alat untuk mengetahui kondisi keuangan dan kinerja perusahaan

  • Menyusun Perencanaan Kegiatan Perusahaan

  • Mengendalikan Perusahaan

  • Dasar Pembuatan Keputusan Dalam Perusahaan

  • Pertimbangan dan pertanggung jawaban pada pihak Ekstern

Gimana? Sesudah membaca fungsi dari laporan keuangan di atas apakah Anda sudah bisa memahami mengapa laporan keuangan itu penting?

Penting sich, tapi saya bingung mulai dari mana membuat laporan keuangnya. Secara saya gak ngerti yang gitu-gituan.

Saya paham betul jika kebanyakan pebisnis tidak memiliki keahlian dibidang akuntansi. Namun apapun itu alasannya Anda memang harus belajar mengenai laporan akuntansi ini. Jika tidak maka Anda bisa saja dibohongi oleh karyawan Anda nantinya.

Untuk membuat laporan keuangnya memang bisa Anda delegasikan kepada karyawan Anda. Tapi ingat Anda harus tahu bagaimana caranya membaca laporan keuangannya. Agar Anda bisa tahu jika ada yang ganjil.

Apalagi sekarang ini pemerintah mengetatkan sistem pajak, bahkan UKM pun harus melaporkan pendatannya. Jika Anda tidak memiliki laporan keuangan bagaimana Anda akan melaporkan pajak penghasilan Anda.

Agar memudahkan Anda sebagai seorang pebisnis memahami menganai laporan keuangan ini saya akan mencoba menjelaskan mulai dari penyususnan laporan keuangan.

Laporan keuangan sendiri terdiri dari beberapa komponen antara lain ;

  1. Laporan Keuangan Neraca

    Di laporan Neraca ini Anda dapat melihat posisi keuangan dari sisi entitas pada suatu periode tertentu. Biasanya laporan neraca ini dilihat pada saat akhir bulan mapun akhir tahun

    Selain itu di neraca ini juga memberikan informasi mengenai alokasi penggunaan dana perusahaan yang menjadi kebijakan invstasi perusahaan.

    Dengan Laporan neraca ini Anda dapat mendapatkan  informasi tentang asal sumber dana yang digunakan untuk membiayai investasi.

  2. Laporan Keuangan Laba Rugi

    Laporan laba rugi ini menyajikan informasi hasil operasi sebuah entitas selama periode tertentu, misalnya satu bulan maupun satu tahun.

    Dengan laporan laba rugi ini Anda dapat menilai keberhasilan operasi serta efisiensi manajemen di dalam mengelola kegiatan perusahaan.

    Dan juga menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba atau profitabilitas dari modal dana yang diinvestasikan kedalam perusahaan.

    Selain itu juga bisa sebagai dasar untuk membuat perencanaan laba di masa yang akan datang.

  3. Laporan Keuangan Ekuitas / Modal Pemilik

    Laporan ekuitas ini menyajikan ikhtisar perubahan yang terjadi dalam ekuitas pemilik pada suatu entitas untuk suatu periode tertentu. Misalnya satu bulan ataunpun 1 tahun.

    Dengan begitu Anda dapat melihat perubahan aktiva, perubahan kewajiban dan aliran modal perusahaan terutama menyangkut modal pemilik perusahaan.

  4. Laporan Arus Kas

    Laporan arus kas inI menyajikan gambaran jumlah kas masuk (di penerimaan kas) dan jumlah kas keluar (di pengeluarkan kas) dalam suatu periode tertentu.

    Nah, dengan adanya laporan arus kan ini akan memudahkan investor atau lembaga yang memberikan pinjaman dana (kreditur) dalam memperkirakan kas (baik berupa bunga, deviden atau pengembalian dana yang di berikan ke perusahaan) yang akan diterima.

    Bagi manajemen perusahaan sendiri sangat berguna untuk memperkirakan resiko yang mungkin terjadi dan antisipasi yang akan dilakukan.

Secara ringkasanya laporan keuangan perusahaan itu hanya terdiri dari 4 hal keatas. Nah yang lainya adalah menjadi data pendukung seperti buku besar, bukti transaksi penjualan , laporan persediaan barang dan lain-lainya.

Mungkin dari Anda ada yang bingung dari istilah-istilah diatas seperti entitas dan ekuitas?

Entitas itu adalah suatu unit usaha atau kesatuan akuntansi, dengan aktifitas atau kegiatan ekonomi dari unit usaha atau secara gampangnya itu suatu kegiatan bisnis yang dilakukan oleh perusahaan.

Nah kalau ekuitas sendiri adalah hak residual atas aktiva perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban dalam neraca.

Jika Anda masih bingung berikut saya lampirkan contoh-contoh laporan keuangan perusahaan.

CONTOH LAPORAN NERACA

mengenal-software-akuntansi-laporan-neraca-saldo

CONTOH LAPORAN LABA RUGI

mengenal-software-akuntansi-laporan-laba-rugi

CONTOH LAPORAN ARUS KAS

mengenal-software-akuntansi-laporan-arus-kas

Semoga artikel ini bemanfaat untuk Anda. Jangan lupa share di sosial Media Anda ya, agar teman Anda juga dapat menikmati manfaatnya. Banyak berbagi banyak rejeki. Terimakasih salam Let’s #beefree