Macam-Macam Sanksi Tidak Lapor SPT Tahunan Pajak

Tidak memberikan cukup perhatian kepada kewajiban membayar pajak bisa berakibat fatal untuk Anda, perusahaan, bahkan keluarga. Pastinya, Anda tak mau saat suatu hari sedang bersantai, tiba-tiba mendapatkan peringatan yang ditujukan kepada Anda karena ada sanksi atas kelalaian membayar pajak. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa sanksi tidak lapor SPT tahunan pajak dan cara menghindarinya. Simak semua yang perlu Anda ketahui di bawah ini

Sanksi Tidak Lapor SPT Masa Pribadi

Jika Anda tidak melaksanakan kewajiban melaporkan SPT Masa Pribadi, Anda akan dikenakan sanksi administratif berupa denda sebesar 100 ribu Rupiah untuk setiap bulan yang terlewat. Perlu Anda ketahui bahwa setiap bulan, Anda harus melaporkan SPT Masa paling lambat tanggal 20 agar terhindar dari segala jenis sanksi. Selain itu, bayarkan nominal pajaknya maksimal setiap tanggal 15.

Sanksi Tidak Lapor SPT Tahunan Pribadi

Keterlambatan melaporkan SPT tahunan pribadi juga bisa berakibat adanya denda untuk perusahaan Anda. Setiap SPT tahunan yang tidak dilaporkan akan berakibat denda sebesar 100 ribu Rupiah. Untuk menghindari terkena denda, laporkan SPT tahunan selambat-lambatnya 3 bulan setelah berakhirnya tahun pajak, biasanya jatuh pada tanggal 31 Maret. Sanksi yang sama akan dikenakan saat Anda terlambat maupun tidak melaporkan, maka sangat disarankan untuk selalu mematuhi tenggat waktu pelaporan SPT pajak.

Sanksi Tidak Lapor SPT Masa Pajak Penghasilan

Setiap bulan yang terlewat untuk melaporkan SPT Masa PPh (Pajak Penghasilan), maka Anda akan dikenakan sanksi administratif sebesar 100 ribu Rupiah. SPT Masa pajak penghasilan memiliki batas waktu pelaporan setiap tanggal 20 di bulan berikutnya. Sebaiknya Anda menghindari terkena denda SPT Masa pajak penghasilan karena biaya yang harus dibayarkan cukup besar, yaitu 1 juta Rupiah untuk setiap SPT tahunan yang tidak dilaporkan. Batas pelaporan SPT tahunan adalah 4 bulan setelah satu tahun pajak berakhir, yaitu setiap tanggal 30 April.

Risiko Lain jika Terlambat Membayar Pajak

Jika pajak dan denda yang seharusnya Anda bayarkan tidak segera dibayar, tentu saja akan ada sanksi tambahan yang berupa bunga. Setiap bulannya, ada bunga sebesar 2 persen untuk setiap masa pajak. Rincian mengenai biaya yang harus Anda bayarkan, seandainya ada, akan disampaikan dalam sebuah surat tagihan pajak. Semakin lama Anda terlambat membayar, akan semakin besar juga bunganya. Selalu ingat dan catat kapan saja batas waktu pembayaran SPT sehingga Anda tidak melewatkannya.

Siapa Saja yang Terbebas dari Sanksi Tidak Lapor SPT?

Karena beberapa kondisi yang tentunya tidak memungkinkan subjek pajak untuk membayar sanksi tidak lapor SPT pajak, maka ada beberapa pengecualian yang diberikan pemerintah mempertimbangkan kondisi pihak-pihak seperti yang sudah meninggal dunia, orang yang tidak lagi memiliki sumber penghasilan, WNA yang sudah tidak bertempat tinggal di Indonesia, perusahaan yang tidak melangsungkan kegiatan lagi tetapi belum dibubarkan, korban bencana, orang yang terpengaruh bencana alam/sosial, dan kesalahan pada sistem pencatatan pajak negara.

Kemudahan Membayar Pajak Saat Ini

Sekarang ini, tak sulit lagi untuk menyampaikan SPT tahunan karena sudah disediakan sistem online yang tergolong sangat praktis dan mendukung kelancaran proses. Melaporkan SPT tahunan tidak lagi memerlukan waktu lama karena harus mengantre dan sebagainya.

 

Demi keberlangsungan keuangan negara dan perkembangan negara, Anda sebaiknya selalu memenuhi kewajiban melaporkan SPT tahunan pajak. Dengan begitu, negara akan semakin pesat perkembangannya dan Anda pun terhindar dari kewajiban membayarkan sanksi. 

Sebarkan manfaatnya :