Pengertian Dan Ruang Lingkup Akuntansi Publik

Pengertian & Ruang Lingkup Akuntansi Publik

Akuntansi publik yaitu suatu profesi yang memberikan jasa sebagai profesional yang telah memiliki izin negara untuk melakukan praktik sebagai akuntan swasta yang bekerja secara independen. Tugas akuntan publik meliputi analisis laporan keuangan, audit laporan keuangan, audit pajak, dan sebagainya. Sebuah perusahaan melakukan pemeriksaan secara rutin tentang laporan keuangan sehingga laporan tersebut menjadi wajar, handal, dan memiliki daya guna yang maksimal.

Akuntan publik memastikan tidak ada penyelewengan, manipulasi, tindakan yang menyimpan,g dan penyalahgunaan sumber daya di suatu perusahaan atau lembaga dan seorang akuntan harus menjadi anggota Institut Akuntan Publik Indonesia sebagai asosiasi profesi profesi akuntan publik yang telah diakui oleh pemerintah agar bisa mengaudit laporan keuangan.

Standar Pelaporan Akuntan Publik

  • Laporan wajib menyatakan, apakah suatu laporan keuangan yang diperiksa sesuai dengan prinsip akuntansi keuangan yang berlaku umum.
  • Pengungkapan informasi pada laporan keuangan harus dipandang memadai, kecuali jika dinyatakan lain didalam laporan auditor.
  • Laporan harus menyatakan dan menunjukkan apabila ada ketidak-konsistenan dalam menerapkan prinsip akuntansi didalam penyusunan sebuah laporan keuangan pada periode yang sedang berjalan yang dibandingkan periode terdahulu
  • Laporan audit harus terdapat suatu pernyataan pendapat tentang laporan yang diperiksa secara menyeluruh. apabila tidak memberikan pendapat atas laporan keuangan, maka alasan tidak memberikan pendapat itu harus disertakan. Laporan auditor juga harus terdapat petunjuk jelas mengenai sifat pekerjaan audit yang dijalankan/dilaksanakan apabila ada dan tingkatan tanggung jawab yang dimiliki/dipikul oleh auditor.

Peranan Akuntan Publik

  • Mengendalikan serta mengarahkan dengan efektif sumber daya yang dimiliki perusahaan.
  • Memberikan keputusan yang terkait dengan penggunaan sumber daya termasuk didalamnya mengidentifikasi bidang keputsuan rumit serta penetapan tujuuan dan sasaran entitas.
  • Memberikan laporan atas kepemilikan sumber daya yang dimiliki/dikuasai oleh entitas/organisasi.

Layanan yang Diberikan oleh Akuntan Publik

Akuntan publik menurut peraturan pemerintah hanya memiliki 2 layanan saja. Yaitu jasa atestasi dan jasa non atestasi.

  1. Jasa Atestasi

Jasa atestasi adalah jasa untuk memberikan pertimbangan atau pernyataan mengenai pernyataan sebuah laporan usaha telah sesuai dengan standar dan telah ditetapkan.

Ada tiga bentuk dari jasa atestasi akuntan publik:

  1. Audit atas laporan keuangan perusahaan/organisasi
  2. Review laporan keuangan
  3. Jasa atestasi lainnya

Ruang lingkup publik yang luas sehingga perlu dibahas lebih lanjut tentang ruang lingkup akuntansi sektor publik. Domain atau ruang lingkup publik meliputi badan-badan pemerintahan (pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unit kerja pemerintah. Lembaga sektor publik meliputi perusahaan milik negara (BUMN dan BUMD), yayasan, organisasi politik dan organisasi massa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), universitas, dan organisasi nirlaba lainnya. Dari segi lingkungan, sektor publik dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain faktor ekonomi, politik, sosial, budaya, dan historis sehingga bersifat heterogen.

Lembaga atau badan usaha sektor publik memberi pelayanan dan menyejahterakan masyarakat sesuai karakteristik akuntansi pemerintah. Cakupan kegiatan sektor publik meliputi pelayanan dalam bidang pendidikan, keamanan, kesehatan masyarakat, penegakan hukum, transportasi publik, penyediaan barang kebutuhan masyarakat dan sebagainya tanpa mencari laba untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Sektor publik mendapatkan pemasukan dari pajak, retribusi, laba BUMN dan BUMD,pinjaman luar negeri, obligasi, sumbangan, dana abadi, hibah, dan lainnya untuk kepentingan publik (masyarakat).

Dengan memahami karakteristik akuntansi sektor publik dan tujuan akuntansi sektor publik yang sudah dibedakan dengan bidang bidang akuntansi lainnya maka para pembaca akan lebih mudah dalam membandingkan akuntansi sektor lainnya sehingga tidak ada kerancuan lagi. Kegiatan pencatatan dan pembukuan transaksi pada lembaga sektor publik membuat pemakaian uang negara lebih transparan sehingga masyarakat tidak ragu lagi untuk membayar pajak atau pungutan negara lainnya karena manfaatnya bisa dirasakan

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa share disosial media Anda agar Anda mendapatkan manfaatnya. Karena sebaik –baiknya ilmu adalah berbagi.

Salam Let’s #beefree

 

 

Sebarkan manfaatnya :