Perbandingan Toko Offline dengan Toko Online (Kelebihan & Kekurangan)

Keputusan untuk memulai sebuah bisnis offline, online, atau kombinasi dari keduanya adalah salah satu keputusan paling penting yang harus Anda ambil sebelum bisnis mulai dijalankan. Setiap bentuk bisnis memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus dipertimbangkan. Apa pun bentuk usaha yang Anda pilih, bisnis itu sebaiknya bisa memberi kepuasan bagi diri Anda sendiri, mendatangkan keuntungan, serta tidak mendatangkan beban berlebih.

Jika rencana suatu bisnis dirasa kurang cocok dan terlalu dipaksakan di awal, kemungkinan bisnis itu memang bukan keputusan yang tepat. Jika jalannya suatu bisnis terlalu dipaksakan, kecil kemungkinannya untuk sukses. Dalam artikel ini, Anda bisa melihat beberapa perbandingan toko offline dan toko online serta berbagai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setelah mengetahui semuanya, tentukan bisnis mana yang paling sesuai untuk Anda.

Beberapa toko lebih cocok dijalankan secara offline, namun lainnya lebih cocok online.

Memang benar bahwa semua toko sebaiknya dipromosikan secara online, namun hanya beberapa yang bisa berhasil jika hanya berbentuk toko online. Bisnis apa pun yang mengharuskan Anda hadir dalam bentuk fisik tidak mungkin hanya dijalankan secara online. Di sisi lain, toko online akan memperluas jangkauan pasar Anda karena miliaran orang bisa mengakses toko online.

Ada juga beberapa jenis toko yang lebih baik dijalankan secara online daripada offline. Misalnya, jika Anda menjual alat-alat berat atau kendaraan, lebih baik toko dijalankan secara online daripada mengharapkan orang berkunjung ke kantor pemasaran offline Anda. Alasannya adalah karena orang yang membutuhkan dan menginginkan barang-barang tersebut berjumlah sedikit dan tersebar di mana-mana. Maka, lokasi konsumen potensial juga sebaiknya menjadi pertimbangan apakah toko Anda sebaiknya berfokus di penjualan online atau offline. 

Baca Juga: Alasan Usaha Kuliner Anda Butuh Aplikasi Kasir

 

Perbandingan jam kerja di toko offline dan online

Toko offline biasanya beroperasi pada jangka waktu yang ditentukan. Kecuali toko swalayan yang buka 24 jam, kebanyakan toko offline hanya melayani jual-beli pada hari dan jam tertentu. Konsumen potensial yang ingin membeli sesuatu dari toko offline harus menunggu saat toko tersebut buka, atau membuat pilihan untuk belanja online di toko lain.

Jika Anda membuka toko online, semua barang yang Anda tawarkan tersedia setiap waktu. Keuntungannya yaitu Anda memiliki lebih banyak peluang untuk mendongkrak penjualan. Namun, ada juga kelemahannya, yaitu adanya konsumen yang menuntut Anda untuk bisa melayani setiap saat sehingga waktu luang Anda akan tersita kecuali Anda mempekerjakan orang lain. Jika toko Anda belum berkembang, pengeluaran untuk membayar tenaga tambahan akan terasa berat.

Orang cenderung lebih percaya dengan toko offline.

Jika konsumen membeli dari sebuah toko offline, mereka biasanya tidak perlu khawatir akan penipuan, serta mereka bisa memeriksa setiap barang yang akan mereka beli sebelum membayar. Jika toko Anda berbasis offline, Anda tidak perlu takut kehilangan konsumen karena kurangnya kepercayaan mereka, serta Anda tidak perlu usaha lebih untuk meyakinkan konsumen bahwa toko Anda bisa dipercaya.

Jika toko Anda sepenuhnya dijalankan secara online, konsumen benar-benar tidak tahu apa pun toko  Anda, serta ragu untuk membeli pertama kali dari toko itu. Hal ini wajar, karena ada banyak sekali penipuan yang sudah terjadi sehingga konsumen tentunya akan sangat berhati-hati dalam melakukan pembelian online. Jika toko Anda berbasis online, perlu dilakukan usaha untuk membangun kepercayaan dari konsumen. Contohnya adalah dengan cara mempublikasikan testimoni dari pelanggan yang sudah ada, atau memotret barang yang Anda jual sebagai bukti bahwa barang tersebut benar-benar ada.

Sebarkan manfaatnya :