Pertahankan Bisnis Anda Ditengah Badai Perekonomian Yang Lesu

Perekonomian saat ini sedang lesu, yang mengakibatkan daya beli customer pun mengalami penurunan. Bahkan beberapa perusahaan harus menyerah dan menyatakan bangkrut. Pertanyaan saya kepada Anda, bagaimanakah kondisi bisnis Anda sekarang?

Beberapa rekan bisnis saya mengatakan jika bisnis mereka mengalami penurunan. Lalu bagaimana caranya agar Anda tetap bertahan di kerasnya ombak persaingan dan di tengah perekonomiannya yang begitu lesu. Hal yang harus Anda lakukan sekarang adalah bertahan. Bagaimana caranya bertahan dengan kondisi yang serba sulit ini?

Bertahan dengan strategi untuk meningkatkan penjualan bukanlah hal yang mudah karena memang pada dasarnya daya beli customer sedang mengalami penurunan. Oleh karena itu, lebih baik Anda konsentrasi dan memikirkan strategi bagaimana pendapatan Anda bisa stabil.

Ditengah kondisi perekonomian yang lesu begini kesampingkanlah yang namanya profit besar, tidak usah muluk-muluk dulu yang penting semua biaya operasioal masih bisa tertutupi. Kalau orang jawa bilang yang penting dapur bisa ngebul. hehehe

Langkah selanjutnya adalah Anda harus melakukan efisiensi, pangkaslah hal-hal yang tidak perlu. Anda bisa mulai dari hal yang kecil seperti mematikan lampu yang tidak diperlukan, menghemat air, menunda perjalanan dinas yang tidak perlu, dan efisiensi tenaga kerja / karyawan.

Hal yang tidak mudah dalam melakukan efisiensi adalah ketika Anda harus mem-PHK salah satu karyawan Anda. Memberhentikan karyawan demi efisiensi bukanlah hal yang salah salah namun jika karyawan tersebut masih bisa produktif maka tempatkanlah ditempat yang cocok dan sesuai kemampuanya.

Misalnya seperti ini jika selama ini karyawan A sebagai petugas administrasi, sedangkan Anda merasa bagian Administrasi ini sudah cukup dan tidak perlu dilakukan oleh orang lagi. Tentu saja Anda akan merasa galau jika harus memberhentikannya, karena selama ini karyawan A selalu disiplin dan tidak pernah neko-neko pada waktu bekerja. Ada baiknya bila karyawan A ini di alihkan ke divisi lain misal penjualan atau produksi atau yang lainya. Jika dia memiliki kemampuan disana tetapi tidak memiliki kemampuan lain. Anda bisa putuskan apakah dia mau diberhentikan atau tetap dipertahankan.

Karena untuk saat ini mencari karyawan yang memiliki dedikasi tinggi untuk perusahaan juga bukan hal yang mudah. Anda harus pahami betul bahwa salah satu asset perusahaan Anda adalah SDM. Lain ceritanya jika karyawan Anda memang tidak produktif, kerja jarang masuk, kalaupun masuk hanya absen saja, kerja sekedar kerja maka Anda boleh untuk memberhentikan karyawan yang seperti ini.

Nah, itu bisa menjadi hal yang  Anda pertimbangkan bila usaha Anda sedang lesu. Mempertahankan SDM atau memecatnya. Akan lebih baik bila karyawan Anda berikan pengertian untuk bangkit bersama. Bersama-sama dengan tim yang ingin maju bersama akan jauh lebih ringan Anda melangkah. Let’s #beefree

Sebarkan manfaatnya :