Tips Membuat Action Plan agar Mencapai Target

Gagal mencapai suatu target memang sangatlah membuat frustasi setiap orang karena pimpinan perusahaan akan bertanya, kenapa bisa tidak tercapai seperti ini!,  Begitulah ungkapan yang sering Anda dengar manakala Anda dihadapkan untuk sebuah tugas dalam profesi Anda. Apabila Anda ingin mencapai target tertentu, maka Anda harus menyiapkan rencana bagaimana Anda akan mencapainya. Pencapaian tidak datang dengan tiba-tiba. Rencana yang tepat, akurat, dan matang biasanya memiliki kemungkinan besar untuk berhasil. Sedangkan, yang tanpa rencana akan berbuntut kegagalan. Dan berikut akan kita bahas secara singkat tentang.

Tips Membuat Action Plan agar Mencapai Target

1. Analisi Tentang target yang akan di capai

Rencana akan kurang efektif jika Anda belum tahu apa yang perlu dilakukan. Analisis dan tentukan secara spesifik apa yang ingin Anda capai sejak awal, sebaiknya sebelum penyusunan rencana dimulai, melakukan riset tentang target yang akan dicapai agar dapat menyusun untuk langkah dalam mencapai suatu target Gunakan analis untuk menghasilkan sebuah daftar tindakan untuk mencapai sebuah target dan catat ini dibawah goal. Atur daftar tindakan yang diusulkan secara berurutan.

2. Siapkan timeline.

Dimulai dengan sebuah titik waktu berlabel “sekarang” dan berakhir dengan titik berlabel “tujuan tercapai“, buat timeline untuk mengalokasikan tanggal dateline di setiap tindakan yang telah diurutkan, yang terdaftar di bawah goal tertentu. Penting sekali bagi Anda menyelesaikan urutan dan waktu secara tepat jika Anda ingin meraih “tujuan tercapai” secara efektif.

3. Alokasikan sumber-sumber yang ada.

Sumber daya finansial dan SDM harus dialokasikan untuk setiap langkah tindakan. Jika sumber yang ada terbatas, atau selalu kurang dari kebutuhan pada tahap apapun, mungkin sebaiknya Anda kembali ke langkah sebelumnya dan merevisi action plan Anda dan Pertimbangkan berbagai hal yang kemungkinan tidak berjalan sesuai rencana dalam proses pencapaian goal tertentu. Daftarkan masalah-masalah tersebut dan identifikasi penyebabnya dan tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Tindakan ini mungkin perlu ditambahkan ke slot yang sesuai di dalam timeline

4. Siapkan Perencanaan yang Baik

Hindari daftar yang harus dilakukan. Jadi Anda memiliki daftar panjang hal yang harus dilakukan, tetapi kapan Anda akan melakukannya? Daftar agenda tidak seefektif penjadwalan tugas Anda. Ketika Anda menjadwalkan tugas Anda, Anda meluangkan waktu untuk menyelesaikannya. Pelajari cara memblokir waktu. Menghalangi waktu Anda membantu Anda mendapatkan gagasan yang lebih realistis tentang berapa banyak waktu yang Anda miliki dalam sehari. Mulai dengan tugas prioritas tertinggi Anda dan bekerja mundur.

Jadwalkan waktu untuk liburan dan istirahat. Penelitian telah menunjukkan bahwa penjadwalan bahkan waktu luang Anda dapat membantu meningkatkan kepuasan Anda terhadap kehidupan. Sisihkan waktu untuk merencanakan hari minggu Anda. Banyak yang menyarankan waktu penjadwalan tepat pada awal minggu Anda untuk duduk dan merencanakan minggu Anda. Jika Anda menemukan jadwal Anda ketat, Anda mungkin perlu menurunkan beberapa rencana prioritas bawah Anda.

5. Buat Rencana untuk Antisipasi

Setel waktu di hari Anda di mana Anda akan memeriksa email atau media sosial Anda. Bersikaplah tegas pada diri sendiri, karena mungkin saja kehilangan jam hanya dengan memeriksa setiap beberapa menit di sana-sini. Dengan hal ini Anda dapat fokus terhadap tugas-tugas penting.

Terjemahkan semua informasi Anda ke kertas baru, daftarkan semua tindakan yang diperlukan, orang yang bertanggung jawab untuk tugas tertentu, dan kapan tugas tersebut harus diselesaikan. Setelah action plan sudah  diselesaikan, informasi ini sekarang dapat diberikan kepada semua yang terlibat. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa share disosial media Anda agar Anda mendapatkan manfaatnya. Karena sebaik –baik nya ilmu adalah berbagi.

Salam Let’s #beefree

 

 

Sebarkan manfaatnya :