Tips Memulai Usaha Kuliner dari Rumah

Tips Memulai Usaha Kuliner dari Rumah

Jika Anda sering mendapatkan permintaan memasak dari kerabat atau tetangga, mungkin memulai usaha kuliner dari rumah merupakan peluang bisnis yang menjanjikan bagi Anda. Tetapi meskipun memasak lebih terasa seperti menjalankan hobi daripada sebuah pekerjaan, bisnis tetaplah bisnis. Sebelum memutuskan untuk memulai sebuah bisnis, tentunya Anda harus memiliki rencana yang jelas sehingga bisnis akan berjalan dengan lancar. Di bawah ini, Anda bisa mengetahui berbagai tips agar bisa sukses menjalankan usaha kuliner dari rumah.

1. Pelajari peraturan pemerintah di tempat Anda berada.

Langkah pertama sebelum memulai bisnis kuliner adalah mengetahui peraturan tentang usaha kuliner yang berlaku. Hampir semua negara dan kota menetapkan aturan tertentu untuk menjalankan bisnis kuliner, dari aspek izin gangguan hingga keamanan pangan. Jika tidak bisa memenuhi kriteria yang ada, tentunya usaha kuliner tidak bisa dijalankan.

2. Pastikan ada konsumen yang tertarik dengan produk Anda.

Anda bisa saja menyajikan kue terlezat di dunia, namun jika tidak ada konsumen yang tertarik, maka bisnis tidak akan bisa berjalan, apalagi mendatangkan keuntungan. Sangat disarankan untuk menjual contoh makanan dalam skala kecil dan menguji ketertarikan konsumen sebelum memulai produksi besar-besaran.

3. Jadikan usaha kuliner Anda sebuah badan hukum.

Meskipun kebanyakan usaha kuliner dijalankan karena adanya hobi, sangat disarankan untuk membuatnya menjadi badan hukum seperti PT atau CV. Dengan memiliki status badan hukum, aset milik pribadi dan perusahaan bisa dipisahkan sehingga lebih mudah untuk dikelola.

4. Rekrut orang yang berpengalaman jika dibutuhkan.

Walau Anda merasa memiliki cukup kemampuan untuk menjalankan usaha rumahan, pertimbangkan untuk merekrut seseorang yang ahli di bidangnya seperti akuntan. Walau bisa saja Anda melakukan semuanya sendiri, lebih baik jika Anda berfokus mengembangkan usaha. Selain itu, hasil kerja dari orang yang berpengalaman dan terlatih tentu akan lebih memuaskan. 

Baca Juga: 5 Strategi Mendatangkan Customer ke Bisnis Kuliner Anda

5. Catat segala hal dalam bentuk tertulis.

Untuk melindungi diri Anda dan perusahaan di masa depan, penting untuk menyimpan segala detail perusahaan dalam bentuk tertulis. Jangan lupakan informasi yang pokok dan penting, seperti tentang kepemilikan aset dan modal.

6. Miliki image profesional.

Walaupun Anda memasak menggunakan pakaian santai, sangat penting untuk terlihat profesional di mata konsumen. Sediakan waktu dan anggaran untuk membuat brosur, kartu nama, serta situs yang terlihat profesional. Hal ini telah terbukti bisa meningkatkan kepercayaan konsumen.

7. Jangan berharap pesanan akan segera datang dalam jumlah banyak.

Meskipun selama ini banyak orang yang menyukai masakan Anda, hal ini tidak menjamin akan langsung ada ratusan pesanan yang masuk. Selain memanfaatkan orang yang sudah mengenal produk Anda, lakukan juga usaha pemasaran dengan gigih sehingga usaha kuliner Anda semakin terekspos.

8. Tentukan harga yang sesuai.

Sebelum menentukan harga untuk produk yang Anda buat, lakukan riset terhadap produk serupa yang sudah ada di pasaran. Harga tidak boleh terlalu rendah atau tinggi, karena keduanya bisa membawa usaha Anda menuju kegagalan.

9. Ingat bahwa harga bahan baku bisa berubah.

Harga bahan yang Anda gunakan untuk produksi seperti tepung, mentega, dan telur bisa berubah dari waktu ke waktu. Karena itulah, perhitungkan harga produk sehingga tetap menguntungkan walaupun harga bahan baku melonjak.

10. Membeli bahan baku grosir akan menghemat biaya.

Di awal usaha kuliner, mungkin Anda berpikir lebih baik membeli bahan baku sejumlah yang diperlukan. Namun, sebenarnya membeli bahan baku secara grosir bisa membantu Anda menghemat biaya. Biasanya, bahan yang dijual secara grosir bisa Anda dapatkan dengan harga lebih murah tanpa mengorbankan kualitas.

 

Sebarkan manfaatnya :